$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Oc. Kaligis : Tangkap dan Adili Novel Baswedan Juga Denny Indrayana

Free website counter Indonesia Update - Oc. Kaligis : Tangkap dan Adili Novel Baswedan Juga Denny Indrayana -BERDASARKAN KATEGORI- Hukum >>

SILAHKAN DI BAGIKAN:

Pelukan hangat sang putri kepada Ayahnya tercinta OC. Kaligis Bandung, Info Breaking News - Pengacara kondang Prof. Dr. Otto Cornelis Kaligi...

perumahan bersubsidi pesona kahuripan 2 dan 3 klik di sini | berbagi informasi seputar indonesia terupdate klik di sini
Pelukan hangat sang putri kepada Ayahnya tercinta OC. Kaligis
Bandung, Info Breaking News - Pengacara kondang Prof. Dr. Otto Cornelis Kaligis, yang sekalipun saat ini sedang memperjuangkan nasib hukumnya sebagai warga binaan di Lapas Sukamiskin Bandung, tetaplah dipandang banyak orang sebagai aset nasional khusunya OC Kaligis tak terbantahkan hampir sepanjang hidupnya telah banyak menyumbangkan buah pikiran dan talenta hukumnya, sehingga melahirkan banyak advokat handal dinegeri ini.
Kasus OC Kaligis yang sesungguhnya sangat banyak direkayasa dan dipaksakan oleh KPK itu, kini telah terkuak siapa dalang jahat dibalik kasus yang menghantarkannya ke Sumis Bandung. Namun nyatanya dimata media, sosok OC Kaligis tak pernah pudar, dan tetap dijadikan nara sumber bagi kalangan wartawan, dan juga sebagai mentor sekaligus promotor oleh ratusan akademisi yang masih akan meraih gelar doctor dibidang hukum.
Dan pada momentum yang dinilai pas dimana kini lembaga hukum KPK sedang mengalami gempuran dari semua sisi, akibat maraknya dijumpai cara kerja sejumlah oknum penguasa didalam internal KPK yang telah menyengsarakan banyak orang yang belum tentu bersalah. Maklum waktu itu rakyat dan sejumlah LSM masih terlalu nge fans kepada KPK, sehingga berjubel dukungan datang tanpa memikirkan apa yang sesungguhnya dibalik dari semua kisruh dari aksi save kpk itu.
Tapi setelah 17 tahun usianya, kini KPK hampir setiap hari di demo oleh banyak pihak karena berawalnya dari ngototnya pihak KPK yang keras kepala sejak awal tidak mau direvisi. Karena selalu dari dulu disebutkannya, bahwa merevisi UU KPK sama dengan melemahkan KPK.
Dari sinilah OC, Kaligis yang namanya menjadi pelindung ratusan koran dan media online bahkan tv di seluruh Indonesia itu merasa berang.
"Tatanan Bangsa dan negara Indonesia saja diawasai oleh UUD 45 dan Pancasila. Kemudian sipembuatnya dan anak bangsa ini juga diawasi oleh Tuhan Sang Pencipta. Sejak lahir dunia ini hanya Setan saja yang tidak mau diawasi sehingga terus berontak sampai kelak dunia ini kiamat. Sehingga jika masih ada lembaga seperti KPK yang tidak mau diawasi, itu sama saja dengan apa ? Coba pikir kalian." kata OC Kaligis kepada sejumlah media belum lama ini saat menggugat Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Hanya kitab suci yang tak boleh kita hilangkan titik dan komanya, apalagi direvisi. Tapi UU Tipikor yang hanya buatan manusia, tentu bisa direvisi, sesuai dengan dinamika perkembangan zaman. Jadi hanya manusia tolol saja yang sanggup menyebutkan bahwa UU KPK tak boleh direvisi. Buktinya sekarang sudah diubah dan sudah sah diketok oleh Pemerintah dan DPR." kata OC Kaligis yang tak pernah berubah kehangatannya jika sedang berbicara dengan para kuli tinta.
Dan kini OC. Kaligis bertambah keluar ilmu pamungkasnya dengan meminta, agar saudara sepupunya Anies Baswedan, yang dikenal sebagai  penyidik senior KPK bernama Novel Baswedan itu untuk segera ditahan dan diadili secara hukum usai menjadi tersangka penganiayaan juncto pembunuhan dalam kasus sarang walet di Bengkulu pada tahun 2004 silam.
Menurut Kaligis, dalam penyidikan yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta barang bukti, berkas perkara Novel Baswedan sudah dinyatakan lengkap sebagaimana Pasal 138 KUHAP, sehingga kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan.
“Kejaksaan menyatakan bahwa berkas perkara pidana Novel Baswedan sudah P-21. Kejaksaan kemudian melimpahkan berkas perkara tersebut untuk disidangkan oleh hakim pidana di Pengadilan Negeri Bengkulu. Pengadilan sudah memberi nomor register perkara, dan siap untuk memeriksa perkara pidana tersebut,” kata Kaligis dalam isi surat seperti dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tentang permohonan agar Novel Baswedan dan Denny Indrayana juga diadili dan ditahan karena menjadi tersangka kasus tindak pidana, Sabtu, (21/09/2019).
Dia menegaskan saat jaksa melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan, maka semua pembuktian, termasuk perkara tersebut belum kadaluarsa menjadi pertimbangan jaksa untuk mempersiapkan dakwaan sesuai hukum acara yang berlaku.
“Tetapi saat kesempatan sidang pidana akan dibuka untuk memberikan kesempatan kepada jaksa membacakan dakwaannya, jaksa berdalih meminjam berkas pidana Novel Baswedan untuk persiapan membuat dakwaan. Ternyata Pengadilan ditipu oleh Kejaksaan. Bukannya membuat dakwaan, sebaliknya jaksa menghentikan penuntutan,” sesal Kaligis.
Selanjutnya kata Kaligis, keluarga korban mengadukan masalah tersebut ke DPR RI untuk mendapatkan keadilan. Bahkan terang Kaligis, rekonstruksi penembakan oleh Novel kepada korban juga sudah dilakukan, disaksikan secara terbuka oleh masyarakat dan disiarkan melalui media sosial.
“Tapi semua sia-sia. Karena keluarga korban adalah orang miskin yang tak punya dukungan media dan LSM, sekelas LSM ICW-nya Novel Baswedan. Terbukti Novel sangat kuat, kebal hukum sehingga mendapatkan dukungan media dan LSM agar perkara pidana segera ditutup dan dilupakan.”
“Akhirnya Surat Penghentian Penuntutan yang diterbitkan jaksa didugat melalui sidang Praperadilan. Jaksa kalah. Hakim menegaskan bahwa Surat Penghentian Penuntutan tidak sah. Hakim memerintahkan agar jaksa segera melimpahkan perkara ke Pengadilan. Jaksa Agung membangkang. Mungkin saja KPK menyimpan rahasia dosa Jaksa Agung melalui penyadapan dan disimpan oleh KPK sebagai tawar-menawar agar perkara pidana Novel tidak dibawa ke Pengadilan,” terang Kaligis.
Kasus Dugaan Korupsi Denny Indrayana
Demikian juga dengan kasus dugaan korupsi Payment Gateway dengan tersangka eks Wamenkumham Denny Indrayana. Dalam sidang Praperadilan nomor 153/Pid/PraP/2018/Pn.Jkt.Slt dimana kepolisian menjadi termohon untuk kasus dugaan korupsi Denny Indrayana. Polisi kemudian memberikan jawaban mengenai gelar perkara untuk kasus korupsi tersebut.
Dari hasil gelar perkara kata Kaligis, polisi diketahui sudah memeriksa 91 orang saksi, dan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP ) terhadap 7 orang ahli, melakukan pemeriksaan kepada Denny Indrayana, melakukan penyitaan dari para saksi dan tersangka antara lain, 1. Tiga belas bundel berkas terkait payment gateway dari Dirjen Imigrasi tahun 2014 lalu, 2. 772 lembar surat dan 3. 77 print out e-mail.
Atas dasar bukti tersebut, polisi meningkatkan penyelidikan ke tahap penyidikan dan menetapkan Denny Indrayana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.
Bahkan lanjut Kaligis, dalam salah satu kesempatan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengatakan bahwa kebijakan payment gateway Denny Indrayana memang bermasalah.
“Tetapi Denny Indrayana dianak emaskan. Beda dengan kasus yang ditangani KPK. Begitu hasil penyidikan KPK sudah menetapkan tersangka, yang bersangkutan langsung ditahan, dicekal, rekening diblokir, dibekukan dan disita. Selanjutnya yang bersangkutan dihabisi di media. Media secara terus menerus memberitakan secara rinci mendahului sidang Pengadilan yang terbuka untuk umum,” imbuh Kaligis.
Dalam konteks kasus pidana korupsi Denny Indrayana kata Kaligis, sekalipun menjadi tersangka tidak dicekal, bebas bekerja di Australia, setelah kembali ikut beracara di Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sengketa hasil Pilpres 2019 melawan Presiden terpilih Joko Widodo.
“Selama menjadi Wakil Menteri, Denny Indrayana juga memukul dan menganiaya sipir Lapas, tapi tindakannya tidak diproses pidana. Bahkan Denny Indrayana juga menerbitkan PP Nomor 99 Tahun 2012 yang mengakibatkan warga binaan di Lapas Tanjung Kusta tidak puas dan mengakibatkan keributan dimana warga binaan membakar Lapas, karena mendengar bahwa PP Nomor 99 Tahun 2012 akan berlaku surut.”
Bahkan ketika berada di lingkaran kekuasaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Denny Indrayana kerap mengkritik melalui media sosial. Tetapi pasca dilantik menjadi Wakil Menteri Hukum dan HAM diakui Kaligis, Denny Indrayana justru balik arah memuji Presiden
“Sikap Denny Indrayana adalah opportunis tanpa harga diri, tanpa integritas. Terakhir ketika saya mempertanyakan kasus korupsi Denny Indrayana ke Mabes Polri, polisi menegaskan belum menghentikan penyidikan perkara korupsi Denny Indrayana,” tegas Kaligis.
Kaligis mengatakan bahwa di Lapas Sukamiskin banyak yang menjadi korban kedzaliman KPK dan Kejaksaan. Salah satunya Gubernur Papua dua periode, Barnabas Suebu yang dijerat dengan tuduhan tindak pidana korupsi usai pensiun atas kebijakan yang dilakukan padahal sudah dipertanggung jawabkan dan diterima dengan baik oleh DPRD.
Demikian juga eks Menteri ESDM dan Menteri Pariwisata, Jero Wacik. Padahal kata Kaligis, Jero Wacik mendapatkan sejumlah penghargaan dan tanda jasa salah satunya Bintang Mahaputra, tetapi dijerat pidana korupsi Dana Operasional Menteri (DOM) berdasarkan peraturan yang sudah tidak berlaku lagi.
“Kesaksian Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan kesaksian secara tertulis dari Presiden SBY menunjukkan bahwa Jero Wacik tidak bersalah. Sekalipun di dengar oleh jaksa KPK dan hakim dalam persidangan yang terbuka untuk umum, dikesampingkan dalam tuntutan dan vonis, sehingga tetap dihukum sekalipun tidak bersalah.”
Kemudian juga eks Menteri Agama, Suryadharma Ali yang divonis bersalah sekalipun tidak ditemukan kerugian negara berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menjadi bukti dalam persidangan. Menurut Kaligis, masih banyak korban serupa, divonis tanpa alat bukti yang cukup.
“Sebaliknya Novel Baswedan dan Denny Indrayana dengan bukti pidana segudang, tampaknya kebal hukum. Novel bebas menyadap Presiden dan para calon menteri, sehingga melalui majalah Tempo membocorkan calon menteri dengan rapor merah dengan Novel yang menjadi sumber berita. Sampai hari ini perlawanan KPK yang menolak revisi UU KPK mendapatkan dukungan sejumlah media. KPK tidak mau sama sekali diawasi. KPK melebihi malaikat yang diawasi oleh Allah yang Maha Adil.”
Untuk inilah OC Kaligis yang belum lama ini menjadi perbincangan di Istana karena surat terbukanya yang menarik perhatian Presiden Joko Widodo, memohon demi keadilan dari ratusan orang yang terzholimin dan agar tidak adanya tebang pilih, mohon Novel Baswedan dan Denny Indrayana diadili segera. 
"Atas perhatian Presiden dan Wakil Presiden atas surat ini saya ucapkan banyak terima kasih,” ungkap Kaligis yang kini usianya sudah sangat sepuh, namun masih memiliki semangat yang nyaris tak pernah surut, apalagi untuk melibas Novel Baswedan dan Denny Indrayana cs. 
"Mereka juga harus rasakan betapa pahit dan sengsaranya hidup terpenjara, apalagi bagi saya dan kawan kawan saya yang kasusnya penuh rekayasa di KPK itu. Biar mereka tau bahwa selain tak ada seorangpun yang kebal hukum, cacian, kutukan dan sumpah serapah dari banyak orang, pasti akan terjadi, Soal lama atau cepat, itu hanya soal waktu saja. Dan mari kita lihat apa yang sekarang sedang menimpa mereka yang selama ini bertopengkan hukum, tapi nyatanya berhati jahat dan paling suka melihat orang terbunuh karier dan pekerjaaannya. Seperti kata sahabat saya, Gusti moal sare. Bahwa Tuhan yang kita sembah itu maha mengetahui kedalaman isi hati setiap insan ciptaannya.": pungkas Kaligis dengan berlinang airmata. *** Emil Simatupang.

COMMENTS

GOOGLE
Name

1700,1,1754,1,1770,1,1775,1,1820,1,1824,1,1840-an,1,1844,1,1848,1,1851,1,1852,1,1860,4,1860-an,10,1865,1,1867,1,1870,3,1874,1,1875,1,1885,1,1890,4,1892,1,1894,1,1897,1,1899,1,1900,2,1900-an,1,1901,1,1902,6,1903,2,1904,1,1905,1,1907,1,1910,1,1910-an,2,1912,2,1913,1,1914,1,1915,3,1918,1,1920,2,1922,1,1923,1,1927,1,1930,2,1931,2,1934,1,1938,1,1941,1,1943,3,1944,6,1945,30,1946,6,1947,10,1948,11,1949,4,1950,1,1950-an,1,1956,4,1960,1,1968,1,1970,4,757 Kepri Jaya,1,abad ke-19,1,Abdul Gaffar Pringgodigdo,1,Abdul Haris Nasution,1,Abdulkadir Widjojoatmodjo,1,Acara TV,2,Aceh,2,ada ada saja,6,Advertorial,1,AFC Cup,3,Agus Salim,1,akhir abad ke-19,7,Akik,3,Aksi Polisionil 1,2,Aksi Polisionil 2,2,Al Quran,3,Ali Sastroamidjojo,1,Ambon,1,Amir Syarifuddin Harahap,2,Anak Agung Gde Agung,2,anak muda,3,anak-anak,15,Aneka Resep Bubur Bayi,5,angklung,1,Animal's Corner,2,Arab,1,Arema FC,1,artikel,2,Artikel Komik,9,artis,1,Assaat (Datuk Mudo),2,awal abad ke-20,4,Babak 16 Besar,2,Babak 8 Besar,2,Babak Kedua,18,Babak Ketiga,9,Babak Pertama,5,Bali,2,Bali United,2,Bandung,1,bangsawan,5,banjir,1,Barito Putera,3,Batak,1,Baturaja (Ogan Komering Ulu),3,Beatrix Wilhelmina Armgard,2,Belanda,1,Belitung,1,bendera,9,bendungan,1,benteng,1,berburu,4,berita,79,beritabogor,5,bermain,2,Bernhard van Lippe-Biesterfeld,3,biara,1,bidiknusantara,3,Biografi,11,bisnis,1,Blitar Poetra FC,1,Blogging,10,Bogor,1,Bogor FC,2,bogordaily,7,bogorkita,3,bogornews,2,bogoronline,6,bogorzone,3,Book Review,1,Borneo FC,2,Budaya,6,bumi hangus,1,bupati,1,candi,1,Candi Arjuna,1,Candi Jabung,1,Candi Mendut,1,Candi Werkudoro,1,candu,5,celoteh,6,Cerita Novel,1,Cerita Rakyat Aceh,8,Cerita Rakyat Bangka Belitung,2,Cerita Rakyat Jakarta,11,Cerita Rakyat Jambi,1,Cerita Rakyat Jawa Barat,2,Cerita Rakyat Jawa Tengah,5,Cerita Rakyat Jawa Timur,1,Cerita Rakyat Kalimantan Barat,2,Cerita Rakyat Kalimantan Selatan,8,Cerita Rakyat Maluku,1,Cerita Rakyat Mancanegara,2,Cerita Rakyat Nusa Tenggara Barat,20,Cerita Rakyat Nusa Tenggara Timur,22,Cerita Rakyat Riau,3,Cerita Rakyat Sumatera Barat,13,Cerita Rakyat Sumatera Selatan,1,Cerita Rakyat Sumatera Utara,10,Cerita Si Kabayan,37,Cerita Sunan Kalijaga,5,Cerpen Rakyat,1,Che Guevara,1,Cianjur,1,Cibadak,1,Cideng,3,cinta NKRI,1,Cirebon,1,Claus van Amsberg,1,Contoh Soal Ulangan,5,Contoh Surat Menyurat,9,Darma Setiawan,1,Dayak,1,Deli,1,delman,4,Den Haag,4,desa,1,detik,5,Didi van Delden,1,Dieng,1,Diponegoro,1,Djawa Baroe,5,Djuanda Kartawidjaja,1,Douwe Duursma,1,Empat Serangkai,1,Ende,1,Entertainment,8,fauna,4,flora,1,Flora Fauna,7,fokusbogor,1,foto video,2,Frank Porter Graham,1,ftv,4,Gambar Peta Jogja,1,Game,3,gamelan,3,garuda indonesia,1,garudanews,6,Garut,1,Gayo,1,Gedung Harmonie,1,Gedung Pancasila,1,geng motor bandung,1,gereja,1,Gresik,1,hallobogor,7,Hamengkubuwono IX,1,Hamengkubuwono VI,1,Hari Buruh,1,harimau,3,Havana,1,health,4,Hiburan,4,hotel,2,Hubertus Johannes van Mook,4,Hukum,39,ibu kota,1,ibukota provinsi,1,ide unik,1,ilc,1,Indonesia update,6,Indramayu,1,industri,1,Info,31,Info Bisnis,11,info breangking news,1,Info Game,8,Info Kesehatan,47,Info Komputer,33,Info Niaga,1,Info Santai,11,Info Wisata,2,infodesaku,24,informasi,1,inilahkoran,11,inspiratif,27,Internasional,34,Investigasi,5,Investigasii,8,Islami,3,Istana Cipanas,1,Istana Merdeka,4,Jadwal,34,Jakarta,57,Jan Anne Jonkman,1,Jawa,11,Jawa Barat,4,jembatan,6,jembatan tertinggi,1,jendral sudirman,1,Johannes Latuharhary,1,Johannes Leimena,1,Jual Villa,2,K'tut Tantri,1,kabupaten,1,kabupaten kota indonesia,1,Kali Ciliwung,2,Kalimantan,1,Kaliurang,1,Kalteng Putra,1,kamp Halimun,4,kamp tawanan,6,Kampung Makassar,2,Kampus,3,Kardinah,1,karikatur,7,Kartini,1,kebaya,10,kecantikan,2,Kehidupan sosial,7,keluarga,4,kelurahan,1,Kemayoran,2,kemendes,1,kementrian,1,kemeterian,1,kemiskinan,1,Kendal,1,kesehatan,3,Kesehatan,13,Ki Hajar Dewantara,1,Kiai Maja,1,kiwil,1,KNIL,2,KNIP,1,kolaborator,2,Komdis,1,kompas,4,komunikasi,3,komunisme,1,koran,1,kota,1,Kotabaru FC,1,kriminal,1,Kriminal,10,Kuala Nanggroe,1,kuburan,2,Kuliner,7,Kumpulan Tugas Sekolah,45,kupasmerdeka,4,Lapangan Banteng,1,Laporan Pertandingan,18,latihan militer,1,laut terdalam,1,loker malang,1,loker marketing,1,loker restoran,1,loker surabaya,1,Louis Joseph Maria Beel,2,lowongan kerja,2,lukisan,5,Macam - Macam Resep Daerah,10,Macam - Macam Resep Es,3,Macam - Macam Resep Kue,15,Macam - Macam Resep Puding,1,Macam - Macam Sambal Goreng,4,macam macam resep nasi,5,macam macam resep Sayuran,2,Madura FC,2,Madura United,3,Magelang,1,Majelis Permusyawaratan Federal,1,makanan,1,Manchuria,1,mandi,3,Margriet Francisca,1,Maria Christina,1,marketing,1,Martapura FC,1,Mas Mansur,1,masa pendudukan Jepang,2,masa penjajahan Belanda,1,masakan,1,maskapai,1,Medan,1,meggy wulandari,1,meminta hujan,1,menara tertinggi di dunia,1,mengungsi,1,Mentri luar negeri,1,menu dari ayam,21,menu dari cumi,4,menu dari ikan,6,menu dari jamur,1,menu dari kambing,2,menu dari kerang,1,menu dari sapi,3,menu dari serangga,3,menu dari tahu,3,menu dari telur,3,menu dari tempe,2,mesjid,4,metropolitan,8,Mitra Kukar,1,Mohammad Roem,3,Muara Enim,1,Muhammad Hatta,15,Muhammad Natsir,1,narkoba,1,Nasional,35,Negara Indonesia Timur,1,Nenek Rokhani,4,New York,4,NICA,1,olahraga,2,Olahraga,10,otomotif,2,Otomotif,7,Padalarang,1,pahlawan,1,pakaian,3,Pakubuwono XI,1,Palang Merah,1,Palembang,1,pasar,2,pasukan Belanda,4,pasukan Inggris,1,pasukan Jepang,5,Pasuruan,1,patung,1,payung,6,pedagang,10,pedati,4,pegunungan,1,pejuang,4,pelabuhan,1,pelecehan seksual,2,pelecehan seksual anak,1,pemadam kebakaran,1,pemakaman,1,pembantu,6,pemerintahan,4,penari,4,pencak silat,1,Pendidikan,15,pengadilan,3,pengantin,2,pengetahuan,11,penghulu,2,pengrajin,2,penjahit,1,Perang Dunia II,1,Perang Jawa,1,perayaan,1,peristiwa,44,Perjanjian Linggarjati,1,perkebunan,5,Persbul,1,Persebaya,5,Persegres,3,Persekabpas,1,Persela,1,Perseru,1,Persewar,1,Persib,9,Persiba Balikpapan,1,Persiba Bantul,1,Persibara,4,Persibas,1,Persibo,1,Persid Jember,1,Persija,7,Persijam,2,Persik Kediri,1,Persikabo,3,Persimura,2,Persinga,4,Persintan,1,Persipon,1,Persis,1,Persiter,1,Persiwa,2,pesawat,1,Pesepam MU,1,peta,1,Peta Bandung,1,Peta Bekasi,1,Peta Bogor,1,Peta Cimahi,1,Peta Indonesia,1,Peta Jabar,1,Peta Kota Jakarta,1,Peta Kota Semarang,1,Peta Majalengka,1,Peta Pacitan,1,Peta Surabaya,1,Peta Tangerang,1,petani,2,Philip Christison,2,Piala Indonesia 2018,96,Pieter Erberverd,1,pikiranrakyat,5,Pilgub Jakarta,1,Pilkada,5,planet,1,pojoksatu,1,polisi,1,Politik,2,politikabogor,2,Porta Nasional,3,Portal Gadog,1,Portal Jabar,1,Portal Pendidikan,2,Portal Banjarwaru,1,Portal Batulayang,1,Portal Bisnis,5,Portal Bogor,114,Portal Budaya & Seni,1,Portal Cianjur,1,Portal Ciawi,18,Portal Cibeureum,6,Portal Cilember,3,Portal Cipayung,4,Portal Cisarua,48,Portal Citeko,2,Portal Cuaca,1,Portal Desa,8,Portal Ekonomi,1,Portal Gadog,3,Portal Hukum,7,Portal Jabar,59,Portal Jabodetabek,1,Portal Jagorawi,8,Portal Kepemudaan,1,Portal Kesehatan,3,Portal Kriminal,8,Portal Kuliner,2,Portal Lalu Lintas,36,Portal Lingkungan,6,Portal Megamendung,10,Portal Nasional,2,Portal Olahraga,1,Portal Ormas & OKP,13,Portal Pasir Angin,1,Portal Pemerintahan,8,Portal Pendidikan,8,Portal Politik,41,Portal Puncak,24,Portal Religi,9,Portal Sosial,18,Portal Sukamahi,1,Portal Tugu Selatan,4,Portal Tugu Utara,4,Portal Unik,1,Portal Wisata,9,portalcisarua,14,poskota,3,PPKI,1,Prambanan,2,Preview,5,Profil,7,propaganda,7,provinsi,2,provinsi indonesia,1,PS Badung,1,PS Bangka,1,PS Benteng,2,PS Keluarga USU,1,PS Tira,3,PSBI Blitar,1,PSBK Blitar,1,PSCS,1,PSIM,2,PSKC,2,PSKT Sumbawa Barat,2,PSM,3,PSMP,1,PSMS,3,PSS,4,publikbogor,1,Pusat Tenaga Rakyat,1,R.A.A. Wiratanudatar VII,1,radarbogor,1,rakyatmerdeka,1,ranjau,1,Ratu Juliana,4,Rembang,1,republika,3,reruntuhan,1,restoran,1,Review,11,rohaniawan,3,Rukmini,1,rumah tradisional,2,sains,3,Sanksi,1,sat binmas polres rohul,1,Sejarah Dalam Negeri,10,Sejarah dan Budaya,12,Sejarah Mancanegara,8,Semarang,1,Semeru FC,1,Sentot Prawirodirjo,1,Seoul,1,sepakbola,1,sepeda,5,Seram,1,shalat istisqo,1,siehumas polsek karang penang,2,Simalungun,1,Singosari,1,Siti Hardijanti Hastuti,1,Siti Hartinah,3,Soeara Asia,1,Soeharto,4,Soekarno,29,Soetomo (Bung Tomo),2,Solo,1,Sosok,2,Sport,8,Sriwijaya FC,6,Sudirman,1,Sudut Lain,6,Sukabumi,1,sultan,2,Sultan Hamid II,3,Sumantri (adik Kartini),1,Sumatera,1,Sumatera Utara,1,sumber: target buser,1,sumur minyak,1,Suporter,7,Surabaya,5,Sutan Sjahrir,7,tabloidwiradesa,2,tambang,1,tandu,2,tank,1,Tari Tanggai,1,tata surya,1,tawanan perang,1,teknologi,2,Teknologi,50,telepon,1,terbesar di dunia,1,Ternate,1,tersangka,1,Timor,1,Tionghoa,10,Tips,17,Tjarda van Starkenborgh Stachouwer,1,tokoh,7,Tony Lovink,1,Top 10,24,Top Skor,1,Top Skor dan Assist,2,transbogor,1,transportasi,16,trem,3,tribunnews,8,tvone,1,ular piton,1,Undian,12,Ungaran,1,Unik,7,unjuk rasa,2,vivanews,2,VOC,1,wiisiinews,1,wilayah,2,wildlife,3,Wilhelmina Helena Pauline Maria,1,Willem Schermerhorn,2,Wilopo,2,Wisata,20,Yogyakarta,4,
ltr
item
Indonesia Update: Oc. Kaligis : Tangkap dan Adili Novel Baswedan Juga Denny Indrayana
Oc. Kaligis : Tangkap dan Adili Novel Baswedan Juga Denny Indrayana
https://1.bp.blogspot.com/-qOU6PDdEnQ4/XYYN99qEOyI/AAAAAAAAHXU/8f6J3paGD_UeBWHiBdPkoRzeSnjE7T37wCLcBGAsYHQ/s640/images%2B%25284%2529.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-qOU6PDdEnQ4/XYYN99qEOyI/AAAAAAAAHXU/8f6J3paGD_UeBWHiBdPkoRzeSnjE7T37wCLcBGAsYHQ/s72-c/images%2B%25284%2529.jpg
Indonesia Update
https://www.indonesiaupdate.online/2019/09/oc-kaligis-tangkap-dan-adili-novel.html
https://www.indonesiaupdate.online/
https://www.indonesiaupdate.online/
https://www.indonesiaupdate.online/2019/09/oc-kaligis-tangkap-dan-adili-novel.html
true
2752182397496718371
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA BACA SELENGKAPNYA>> Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES POSTS LIHAT SEMUA ARTIKEL TERKAIT LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy