$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Awal berdirinya Maskapai Garuda Indonesia

Free website counter Indonesia Update - Awal berdirinya Maskapai Garuda Indonesia -BERDASARKAN KATEGORI- garuda indonesia >> maskapai >> pesawat >>

SILAHKAN DI BAGIKAN:

Hubungan antara awak pesawat dengan pemerintah pusat di Yogyakarta terputus. Untuk membiayai hidup para personel dan perawatan pesawat, maka dibentuklah perusahaan penerbangan Indonesian Airways yang diawaki personel AURI. Dengan seijin DUBES RI di India, Dr. Soedarsono (ayah dari Prof. Juwono Sudarsono ‘Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai 2009’), pesawat itu dengan awaknya disewakan kepada pemerintah Birma. Tanggal 26 Januari 1949 pesawat C-47 Dakota berangkat dari Calcutta ke Rangoon,Birma. (mungkin ini alasan Ashadi Tjahjadi menghibahkan tanggal 26 Januari sebagai hari lahir Garuda, namun menurut Asvi Warman Adam, alasan tersebut kurang tepat karena Indonesian Airways bukan embrio dari Garuda Indonesia dan keduanya memiliki sejarah yang berbeda). Hasil penyewaan pesawat itu digunakan untuk membeli sebuah pesawat dan menyewa satu pesawat lainnya dari Hongkong. Selama 19 bulan Indonesia Airways bertugas di luar negeri sebelum akhirnya dilikuidasi pada Agustus 1950. Kemudian pesawat dan awaknya tersebut ditugaskan dalam Dinas Angkutan Udara Militer yang menghubungkan antar pangkalan udara di Indonesia. Sejarah Garuda Indonesian Airways (GIA). Garuda Indonesian Airways (GIA) atau Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia berasal dari patungan Indonesia-Belanda yang dibentuk bersamaan pengakuan kedaulatan 27 Desember 1949. Bentuk kerjasama ini dipilih pihak Indonesia karena keterbatasan keuangan dan personel. Pemberian nama Garuda itu atas usul Presiden Soekarno karena garuda merupakan kendaraan Dewa Wisnu. Sehari setelah itu, pada tanggal 28 Desember 1949, pesawat Garuda Indonesian Airways (GIA) digunakan terbang untuk pertama kalinya. Dan pada penerbangan perdana ini mengangkut Presiden Soekarno dan keluarga dari Maguwo, Yogyakarta ke Jakarta. Pesawat itu menggunakan logo Garuda dan pada ekornya dicat bendera merah putih. Presiden Soekarno bersama Guntur, Megawati (anak-anak Soekarno) dan Ibu Fatmawati (istri Soekarno) yang sedang hamil menjadi penumpang penerbangan perdana Garuda. Meskipun sudah terbang sebelumnya, akte pendirian perusahaan ini dibuat pada 31 Maret 1950 dan tanggal 24 Maret 1954 perusahaan ini dinasionalisasikan.

perumahan bersubsidi pesona kahuripan 2 dan 3 klik di sini | berbagi informasi seputar indonesia terupdate klik di sini


 
Pesawat Garuda Indonesia



Sejarah lahirnya Maskapai Garuda Indonesia ~ Hari Jadi atau hari ulang tahun adalah salah satu moment penting dalam hidup kita, dengan hari jadi, kita dapat mengenang sejarah hidup kita, tapi kisah berbeda dialami Garuda Indonesian Airways (GIA) ,Ada apa & kenapa? baca selengkapnya ulasan di bawah ini.

Sejak tahun 1979 hari jadi perusahaan penerbangan Garuda dirayakan setiap tanggal 26 Januari. Penetapan tanggal itu memang unik karena melalui surat hibah. Biasanya penghibahan itu menyangkut aset atau harta warisan. Namun dalam kasus ini yang dihibahkan adalah tanggal lahir. Kepala Staf Angkatan Udara Ashadi Tjahjadi menghibahkan hari lahir Indonesian Airways tanggal 26 Januari 1979.

Surat hibah itu diketik rangkap enam (tidak dicantumkan didistribusikan kepada siapa saja) pada kertas dinas berlogo TNI dengan saksi Nugroho Notosusanto, Kepala Pusat Sejarah ABRI, namun tidak dilengkapi dengan nomor registrasi dan cap jabatan KASAU. Dengan kata lain, surat itu tidak tercatat sebagai surat pribadi Ashadi Tjahjadi yang kebetulan memakai kertas surat dinas.

Sebetulnya Indonesian Airways bukanlah embrio dari Garuda Indonesia Airways. Karena keduanya menempuh sejarah yang berbeda. Indonesian Airways merupakan perusahaan “charter flight” (januari 1949 sampai Agustus 1950) dan hanya beroperasi di Birma, Sedangkan Garuda Indonesia merupakan perusahaan penerbangan reguler sejak 1949 sampai sekarang.

Sejarah Indonesian Airways.

Tanggal 16 Juni 1948 Presiden Soekarno berpidato di Kutaraja (sekarang Banda Aceh) meminta rakyat menyumbang untuk Republik. Dalam waktu tidak terlalu lama terkumpul emas sebanyak 20 kg. Dengan uang itu dibelilah sebuah pesawat C-47 Dakota oleh Wiwieko dari Singapura.

Kemudian pesawat ini dioperasikan oleh AURI sebagai alat transportasi bagi pejabat Negara. Sebagai tanda terima kasih kepada rakyat Aceh, pesawat itu diberi nama Seulawah (Gunung Emas) sebuah nama gunung di Aceh. Tugas pertama pesawat ini membawa Hatta dalam kunjungan kerja ke Sumater (Yogya-Jambi-Payakumbuh-Kutaraja-Payakumbuh-Yogya

Celoteh: Action yang ditunjukkan rakyat Aceh pada saat itu merupakan sebuah keikhlasan dalam berkorban demi bangsa dan negara yang patut kita contoh. Dalam konteks kekinian, Negara kita saat ini butuh pengorbanan yang lebih dari rakyatnya. sehingga dengan apa yang telah dilakukan rakyat Aceh tersebut dapat menginspirasi serta mendorong kita untuk berkontribusi lebih kepada bangsa dan negara secara ikhlas tanpa pamrih.

Kemudian pada awal Desember 1948 pesawat C-47 Dakota harus mendapat servis dan penambahan kapasitas tangki bahan bakar sehingga dapat diterbangkan ke Calcutta,India. Perawatan ini diperkirakan akan memakan waktu tiga pekan. Pada tanggal 19 Desember 1948, Ibu Kota Republik Indonesia, Yogyakarta (bacalah sejarah pemindahan Ibu Kota Negara ke Yogya) diserang dan dikuasai tentara Belanda yang melakukan Agresi Militer kedua. Pesawat itu tidak mungkin kembali ke tanah air.

Hubungan antara awak pesawat dengan pemerintah pusat di Yogyakarta terputus. Untuk membiayai hidup para personel dan perawatan pesawat, maka dibentuklah perusahaan penerbangan Indonesian Airways yang diawaki personel AURI. Dengan seijin DUBES RI di India, Dr. Soedarsono (ayah dari Prof. Juwono Sudarsono ‘Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai 2009’), pesawat itu dengan awaknya disewakan kepada pemerintah Birma.

Tanggal 26 Januari 1949 pesawat C-47 Dakota berangkat dari Calcutta ke Rangoon,Birma. (mungkin ini alasan Ashadi Tjahjadi menghibahkan tanggal 26 Januari sebagai hari lahir Garuda, namun menurut Asvi Warman Adam, alasan tersebut kurang tepat karena Indonesian Airways bukan embrio dari Garuda Indonesia  dan keduanya memiliki sejarah yang berbeda).

Hasil penyewaan pesawat itu digunakan untuk membeli sebuah pesawat dan menyewa satu pesawat lainnya dari Hongkong. Selama 19 bulan Indonesia Airways bertugas di luar negeri sebelum akhirnya dilikuidasi pada Agustus 1950. Kemudian pesawat dan awaknya tersebut ditugaskan dalam Dinas Angkutan Udara Militer yang menghubungkan antar pangkalan udara di Indonesia.

Sejarah Garuda Indonesian Airways (GIA).

Garuda Indonesian Airways (GIA) atau Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia berasal dari patungan Indonesia-Belanda yang dibentuk bersamaan pengakuan kedaulatan 27 Desember 1949. Bentuk kerjasama ini dipilih pihak Indonesia karena keterbatasan keuangan dan personel. Pemberian nama Garuda itu atas usul Presiden Soekarno karena garuda merupakan kendaraan Dewa Wisnu.

Sehari setelah itu, pada tanggal 28 Desember 1949, pesawat Garuda Indonesian Airways (GIA) digunakan terbang untuk pertama kalinya. Dan pada penerbangan perdana ini mengangkut Presiden Soekarno dan keluarga dari Maguwo, Yogyakarta ke Jakarta. Pesawat itu menggunakan logo Garuda dan pada ekornya dicat bendera merah putih. Presiden Soekarno bersama Guntur, Megawati (anak-anak Soekarno) dan Ibu Fatmawati (istri Soekarno) yang sedang hamil menjadi penumpang penerbangan perdana Garuda. Meskipun sudah terbang sebelumnya, akte pendirian perusahaan ini dibuat pada 31 Maret 1950 dan tanggal 24 Maret 1954 perusahaan ini dinasionalisasikan.

Dewasa ini Garuda Indonesian Airways merayakan hari jadinya setiap tanggal 26 Januari, sementara sebagian sesepuh AURI dan Asosiasi Pilot Garuda merasa keberatan. Tanggal 26 Januari 1949 merupakan penerbangan perdana Indonesian Airways dari Calcutta ke Rangoon,Birma. Sedangkan tanggal 28 Desember 1949 merupakan penerbangan perdana Garuda Indonesian Airways dari Yogyakarta ke Jakarta. Sedangkan Indonesian Airways dengan Garuda Indonesian Airways tidak ada hubungan.

Berdasar data dan fakta diatas, Peneliti Senior LIPI ,Asvi Warman memberikan jalan keluar atas permasalan yang terjadi. Menurut beliau, sebaiknya tanggal 26 Januari dijadikan hari Penerbangan Nasional sedangkan tanggal 28 Desember diperingati sebagai hari Terbang Perdana Garuda. Penetapan hari penerbangan nasional perlu diusulkan oleh pihak TNI AU atau sesepuh yang tergabung dalam PP (Persatuan Purnawirawan) AURI kepada Presiden.(JT)

sumber: Asvi Warman,menguak misteri Sejarah.

COMMENTS

GOOGLE
alt gambar alt gambar alt gambar alt gambar
PASANG IKLAN ANDA DI SINI
Name

1700,1,1754,1,1770,1,1775,1,1820,1,1824,1,1840-an,1,1844,1,1848,1,1851,1,1852,1,1860,4,1860-an,10,1865,1,1867,1,1870,3,1874,1,1875,1,1885,1,1890,4,1892,1,1894,1,1897,1,1899,1,1900,2,1900-an,1,1901,1,1902,6,1903,2,1904,1,1905,1,1907,1,1910,1,1910-an,2,1912,2,1913,1,1914,1,1915,3,1918,1,1920,2,1922,1,1923,1,1927,1,1930,2,1931,2,1934,1,1938,1,1941,1,1943,3,1944,6,1945,30,1946,6,1947,10,1948,11,1949,4,1950,1,1950-an,1,1956,4,1960,1,1968,1,1970,4,757 Kepri Jaya,1,abad ke-19,1,Abdul Gaffar Pringgodigdo,1,Abdul Haris Nasution,1,Abdulkadir Widjojoatmodjo,1,Acara TV,2,Aceh,2,ada ada saja,6,Advertorial,1,AFC Cup,3,Agus Salim,1,akhir abad ke-19,7,Akik,3,Aksi Polisionil 1,2,Aksi Polisionil 2,2,Al Quran,3,Ali Sastroamidjojo,1,Ambon,1,Amir Syarifuddin Harahap,2,Anak Agung Gde Agung,2,anak muda,3,anak-anak,15,Aneka Resep Bubur Bayi,5,angklung,1,Animal's Corner,2,Arab,1,Arema FC,1,artikel,2,Artikel Komik,9,artis,1,Assaat (Datuk Mudo),2,awal abad ke-20,4,Babak 16 Besar,2,Babak 8 Besar,2,Babak Kedua,18,Babak Ketiga,9,Babak Pertama,5,Bali,2,Bali United,2,Bandung,1,bangsawan,5,banjir,1,Barito Putera,3,Batak,1,Baturaja (Ogan Komering Ulu),3,Beatrix Wilhelmina Armgard,2,Belanda,1,Belitung,1,bendera,9,bendungan,1,benteng,1,berburu,4,berita,79,beritabogor,5,bermain,2,Bernhard van Lippe-Biesterfeld,3,biara,1,bidiknusantara,3,Biografi,11,bisnis,1,Blitar Poetra FC,1,Blogging,10,Bogor,1,Bogor FC,2,bogordaily,7,bogorkita,3,bogornews,2,bogoronline,6,bogorzone,3,Book Review,1,Borneo FC,2,Budaya,6,bumi hangus,1,bupati,1,candi,1,Candi Arjuna,1,Candi Jabung,1,Candi Mendut,1,Candi Werkudoro,1,candu,5,celoteh,6,Cerita Novel,1,Cerita Rakyat Aceh,8,Cerita Rakyat Bangka Belitung,2,Cerita Rakyat Jakarta,11,Cerita Rakyat Jambi,1,Cerita Rakyat Jawa Barat,2,Cerita Rakyat Jawa Tengah,5,Cerita Rakyat Jawa Timur,1,Cerita Rakyat Kalimantan Barat,2,Cerita Rakyat Kalimantan Selatan,8,Cerita Rakyat Maluku,1,Cerita Rakyat Mancanegara,2,Cerita Rakyat Nusa Tenggara Barat,20,Cerita Rakyat Nusa Tenggara Timur,22,Cerita Rakyat Riau,3,Cerita Rakyat Sumatera Barat,13,Cerita Rakyat Sumatera Selatan,1,Cerita Rakyat Sumatera Utara,10,Cerita Si Kabayan,37,Cerita Sunan Kalijaga,5,Cerpen Rakyat,1,Che Guevara,1,Cianjur,1,Cibadak,1,Cideng,3,cinta NKRI,1,Cirebon,1,Claus van Amsberg,1,Contoh Soal Ulangan,5,Contoh Surat Menyurat,9,Darma Setiawan,1,Dayak,1,Deli,1,delman,4,Den Haag,4,desa,1,detik,5,Didi van Delden,1,Dieng,1,Diponegoro,1,Djawa Baroe,5,Djuanda Kartawidjaja,1,Douwe Duursma,1,Empat Serangkai,1,Ende,1,Entertainment,8,fauna,4,flora,1,Flora Fauna,7,fokusbogor,1,foto video,2,Frank Porter Graham,1,ftv,4,Gambar Peta Jogja,1,Game,3,gamelan,3,garuda indonesia,1,garudanews,6,Garut,1,Gayo,1,Gedung Harmonie,1,Gedung Pancasila,1,geng motor bandung,1,gereja,1,Gresik,1,hallobogor,7,Hamengkubuwono IX,1,Hamengkubuwono VI,1,Hari Buruh,1,harimau,3,Havana,1,health,4,Hiburan,4,hotel,2,Hubertus Johannes van Mook,4,Hukum,39,ibu kota,1,ibukota provinsi,1,ide unik,1,ilc,1,Indonesia update,6,Indramayu,1,industri,1,Info,31,Info Bisnis,11,info breangking news,1,Info Game,8,Info Kesehatan,47,Info Komputer,33,Info Niaga,1,Info Santai,11,Info Wisata,2,infodesaku,24,informasi,1,inilahkoran,11,inspiratif,27,Internasional,34,Investigasi,5,Investigasii,8,Islami,3,Istana Cipanas,1,Istana Merdeka,4,Jadwal,34,Jakarta,57,Jan Anne Jonkman,1,Jawa,11,Jawa Barat,4,jembatan,6,jembatan tertinggi,1,jendral sudirman,1,Johannes Latuharhary,1,Johannes Leimena,1,Jual Villa,2,K'tut Tantri,1,kabupaten,1,kabupaten kota indonesia,1,Kali Ciliwung,2,Kalimantan,1,Kaliurang,1,Kalteng Putra,1,kamp Halimun,4,kamp tawanan,6,Kampung Makassar,2,Kampus,3,Kardinah,1,karikatur,7,Kartini,1,kebaya,10,kecantikan,2,Kehidupan sosial,7,keluarga,4,kelurahan,1,Kemayoran,2,kemendes,1,kementrian,1,kemeterian,1,kemiskinan,1,Kendal,1,kesehatan,3,Kesehatan,13,Ki Hajar Dewantara,1,Kiai Maja,1,kiwil,1,KNIL,2,KNIP,1,kolaborator,2,Komdis,1,kompas,4,komunikasi,3,komunisme,1,koran,1,kota,1,Kotabaru FC,1,kriminal,1,Kriminal,10,Kuala Nanggroe,1,kuburan,2,Kuliner,7,Kumpulan Tugas Sekolah,45,kupasmerdeka,4,Lapangan Banteng,1,Laporan Pertandingan,18,latihan militer,1,laut terdalam,1,loker malang,1,loker marketing,1,loker restoran,1,loker surabaya,1,Louis Joseph Maria Beel,2,lowongan kerja,2,lukisan,5,Macam - Macam Resep Daerah,10,Macam - Macam Resep Es,3,Macam - Macam Resep Kue,15,Macam - Macam Resep Puding,1,Macam - Macam Sambal Goreng,4,macam macam resep nasi,5,macam macam resep Sayuran,2,Madura FC,2,Madura United,3,Magelang,1,Majelis Permusyawaratan Federal,1,makanan,1,Manchuria,1,mandi,3,Margriet Francisca,1,Maria Christina,1,marketing,1,Martapura FC,1,Mas Mansur,1,masa pendudukan Jepang,2,masa penjajahan Belanda,1,masakan,1,maskapai,1,Medan,1,meggy wulandari,1,meminta hujan,1,menara tertinggi di dunia,1,mengungsi,1,Mentri luar negeri,1,menu dari ayam,21,menu dari cumi,4,menu dari ikan,6,menu dari jamur,1,menu dari kambing,2,menu dari kerang,1,menu dari sapi,3,menu dari serangga,3,menu dari tahu,3,menu dari telur,3,menu dari tempe,2,mesjid,4,metropolitan,8,Mitra Kukar,1,Mohammad Roem,3,Muara Enim,1,Muhammad Hatta,15,Muhammad Natsir,1,narkoba,1,Nasional,35,Negara Indonesia Timur,1,Nenek Rokhani,4,New York,4,NICA,1,olahraga,2,Olahraga,10,otomotif,2,Otomotif,7,Padalarang,1,pahlawan,1,pakaian,3,Pakubuwono XI,1,Palang Merah,1,Palembang,1,pasar,2,pasukan Belanda,4,pasukan Inggris,1,pasukan Jepang,5,Pasuruan,1,patung,1,payung,6,pedagang,10,pedati,4,pegunungan,1,pejuang,4,pelabuhan,1,pelecehan seksual,2,pelecehan seksual anak,1,pemadam kebakaran,1,pemakaman,1,pembantu,6,pemerintahan,4,penari,4,pencak silat,1,Pendidikan,15,pengadilan,3,pengantin,2,pengetahuan,11,penghulu,2,pengrajin,2,penjahit,1,Perang Dunia II,1,Perang Jawa,1,perayaan,1,peristiwa,44,Perjanjian Linggarjati,1,perkebunan,5,Persbul,1,Persebaya,5,Persegres,3,Persekabpas,1,Persela,1,Perseru,1,Persewar,1,Persib,9,Persiba Balikpapan,1,Persiba Bantul,1,Persibara,4,Persibas,1,Persibo,1,Persid Jember,1,Persija,7,Persijam,2,Persik Kediri,1,Persikabo,3,Persimura,2,Persinga,4,Persintan,1,Persipon,1,Persis,1,Persiter,1,Persiwa,2,pesawat,1,Pesepam MU,1,peta,1,Peta Bandung,1,Peta Bekasi,1,Peta Bogor,1,Peta Cimahi,1,Peta Indonesia,1,Peta Jabar,1,Peta Kota Jakarta,1,Peta Kota Semarang,1,Peta Majalengka,1,Peta Pacitan,1,Peta Surabaya,1,Peta Tangerang,1,petani,2,Philip Christison,2,Piala Indonesia 2018,96,Pieter Erberverd,1,pikiranrakyat,5,Pilgub Jakarta,1,Pilkada,5,planet,1,pojoksatu,1,polisi,1,Politik,2,politikabogor,2,Porta Nasional,3,Portal Gadog,1,Portal Jabar,1,Portal Pendidikan,2,Portal Banjarwaru,1,Portal Batulayang,1,Portal Bisnis,5,Portal Bogor,114,Portal Budaya & Seni,1,Portal Cianjur,1,Portal Ciawi,18,Portal Cibeureum,6,Portal Cilember,3,Portal Cipayung,4,Portal Cisarua,48,Portal Citeko,2,Portal Cuaca,1,Portal Desa,8,Portal Ekonomi,1,Portal Gadog,3,Portal Hukum,7,Portal Jabar,59,Portal Jabodetabek,1,Portal Jagorawi,8,Portal Kepemudaan,1,Portal Kesehatan,3,Portal Kriminal,8,Portal Kuliner,2,Portal Lalu Lintas,36,Portal Lingkungan,6,Portal Megamendung,10,Portal Nasional,2,Portal Olahraga,1,Portal Ormas & OKP,13,Portal Pasir Angin,1,Portal Pemerintahan,8,Portal Pendidikan,8,Portal Politik,41,Portal Puncak,24,Portal Religi,9,Portal Sosial,18,Portal Sukamahi,1,Portal Tugu Selatan,4,Portal Tugu Utara,4,Portal Unik,1,Portal Wisata,9,portalcisarua,14,poskota,3,PPKI,1,Prambanan,2,Preview,5,Profil,7,propaganda,7,provinsi,2,provinsi indonesia,1,PS Badung,1,PS Bangka,1,PS Benteng,2,PS Keluarga USU,1,PS Tira,3,PSBI Blitar,1,PSBK Blitar,1,PSCS,1,PSIM,2,PSKC,2,PSKT Sumbawa Barat,2,PSM,3,PSMP,1,PSMS,3,PSS,4,publikbogor,1,Pusat Tenaga Rakyat,1,R.A.A. Wiratanudatar VII,1,radarbogor,1,rakyatmerdeka,1,ranjau,1,Ratu Juliana,4,Rembang,1,republika,3,reruntuhan,1,restoran,1,Review,11,rohaniawan,3,Rukmini,1,rumah tradisional,2,sains,3,Sanksi,1,sat binmas polres rohul,1,Sejarah Dalam Negeri,10,Sejarah dan Budaya,12,Sejarah Mancanegara,8,Semarang,1,Semeru FC,1,Sentot Prawirodirjo,1,Seoul,1,sepakbola,1,sepeda,5,Seram,1,shalat istisqo,1,siehumas polsek karang penang,2,Simalungun,1,Singosari,1,Siti Hardijanti Hastuti,1,Siti Hartinah,3,Soeara Asia,1,Soeharto,4,Soekarno,29,Soetomo (Bung Tomo),2,Solo,1,Sosok,2,Sport,8,Sriwijaya FC,6,Sudirman,1,Sudut Lain,6,Sukabumi,1,sultan,2,Sultan Hamid II,3,Sumantri (adik Kartini),1,Sumatera,1,Sumatera Utara,1,sumber: target buser,1,sumur minyak,1,Suporter,7,Surabaya,5,Sutan Sjahrir,7,tabloidwiradesa,2,tambang,1,tandu,2,tank,1,Tari Tanggai,1,tata surya,1,tawanan perang,1,teknologi,2,Teknologi,50,telepon,1,terbesar di dunia,1,Ternate,1,tersangka,1,Timor,1,Tionghoa,10,Tips,17,Tjarda van Starkenborgh Stachouwer,1,tokoh,7,Tony Lovink,1,Top 10,24,Top Skor,1,Top Skor dan Assist,2,transbogor,1,transportasi,16,trem,3,tribunnews,8,tvone,1,ular piton,1,Undian,12,Ungaran,1,Unik,7,unjuk rasa,2,vivanews,2,VOC,1,wiisiinews,1,wilayah,2,wildlife,3,Wilhelmina Helena Pauline Maria,1,Willem Schermerhorn,2,Wilopo,2,Wisata,20,Yogyakarta,4,
ltr
item
Indonesia Update: Awal berdirinya Maskapai Garuda Indonesia
Awal berdirinya Maskapai Garuda Indonesia
Hubungan antara awak pesawat dengan pemerintah pusat di Yogyakarta terputus. Untuk membiayai hidup para personel dan perawatan pesawat, maka dibentuklah perusahaan penerbangan Indonesian Airways yang diawaki personel AURI. Dengan seijin DUBES RI di India, Dr. Soedarsono (ayah dari Prof. Juwono Sudarsono ‘Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai 2009’), pesawat itu dengan awaknya disewakan kepada pemerintah Birma. Tanggal 26 Januari 1949 pesawat C-47 Dakota berangkat dari Calcutta ke Rangoon,Birma. (mungkin ini alasan Ashadi Tjahjadi menghibahkan tanggal 26 Januari sebagai hari lahir Garuda, namun menurut Asvi Warman Adam, alasan tersebut kurang tepat karena Indonesian Airways bukan embrio dari Garuda Indonesia dan keduanya memiliki sejarah yang berbeda). Hasil penyewaan pesawat itu digunakan untuk membeli sebuah pesawat dan menyewa satu pesawat lainnya dari Hongkong. Selama 19 bulan Indonesia Airways bertugas di luar negeri sebelum akhirnya dilikuidasi pada Agustus 1950. Kemudian pesawat dan awaknya tersebut ditugaskan dalam Dinas Angkutan Udara Militer yang menghubungkan antar pangkalan udara di Indonesia. Sejarah Garuda Indonesian Airways (GIA). Garuda Indonesian Airways (GIA) atau Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia berasal dari patungan Indonesia-Belanda yang dibentuk bersamaan pengakuan kedaulatan 27 Desember 1949. Bentuk kerjasama ini dipilih pihak Indonesia karena keterbatasan keuangan dan personel. Pemberian nama Garuda itu atas usul Presiden Soekarno karena garuda merupakan kendaraan Dewa Wisnu. Sehari setelah itu, pada tanggal 28 Desember 1949, pesawat Garuda Indonesian Airways (GIA) digunakan terbang untuk pertama kalinya. Dan pada penerbangan perdana ini mengangkut Presiden Soekarno dan keluarga dari Maguwo, Yogyakarta ke Jakarta. Pesawat itu menggunakan logo Garuda dan pada ekornya dicat bendera merah putih. Presiden Soekarno bersama Guntur, Megawati (anak-anak Soekarno) dan Ibu Fatmawati (istri Soekarno) yang sedang hamil menjadi penumpang penerbangan perdana Garuda. Meskipun sudah terbang sebelumnya, akte pendirian perusahaan ini dibuat pada 31 Maret 1950 dan tanggal 24 Maret 1954 perusahaan ini dinasionalisasikan.
https://1.bp.blogspot.com/-eFsbR3zRK-g/XYO_G2IVYjI/AAAAAAAAAFg/xVgLpTKSEp4v-GHpN7QqSMW1yXv8d5f2ACLcBGAsYHQ/s640/IMG_20190920_004451.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-eFsbR3zRK-g/XYO_G2IVYjI/AAAAAAAAAFg/xVgLpTKSEp4v-GHpN7QqSMW1yXv8d5f2ACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20190920_004451.jpg
Indonesia Update
https://www.indonesiaupdate.online/2019/09/awal-berdirinya-maskapai-garuda.html
https://www.indonesiaupdate.online/
https://www.indonesiaupdate.online/
https://www.indonesiaupdate.online/2019/09/awal-berdirinya-maskapai-garuda.html
true
2752182397496718371
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA BACA SELENGKAPNYA>> Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES POSTS LIHAT SEMUA ARTIKEL TERKAIT LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy