$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Kumpulan Cerita Fantasi atau Fiksi

Free website counter Indonesia Update - Kumpulan Cerita Fantasi atau Fiksi -BERDASARKAN KATEGORI- Kumpulan Tugas Sekolah >>

SILAHKAN DI BAGIKAN:

Hai, adik-adik, Ada yang lagi cari tugas sekolah tentang cerita fantasi atau fiksi? Nah kebetulan disini kakak punya beberapa cerita pendekn...

perumahan bersubsidi pesona kahuripan 2 dan 3 klik di sini | berbagi informasi seputar indonesia terupdate klik di sini
Hai, adik-adik,

Cerita Fantasi tukang kayu yang jujur sahabat malaikat robot wars


Ada yang lagi cari tugas sekolah tentang cerita fantasi atau fiksi? Nah kebetulan disini kakak punya beberapa cerita pendeknya, lengkap juga dengan nama pengarangnya. Cerita Fantasi atau fiksi adalah cerita yang alur cerita bersifat imajinasi atau tidak nyata bisa ilmiah bisa juga bersifal supranatural. Namun sering pula orang mengaitkan cerita fiksi dengar cerita fabel, yaitu sebuah cerita  atau kisah yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku seperti manusia. Dari sini dapat kita lihat bahwa cerita fabel adalah bagian dan cerita fantasi. Di bawah ini kakak hadirkan semua ceritanya baik fantasi maupun fabel. Tinggal baca dan print saja langsung gak perlu ngedit lagi soalnya sudah disusun rapi. :D

1. Tukang Kayu Miskin Yang Jujur


kumpulan cerita fiksi
ceritaanakdunia.com


Berikut isi copy teksnya :

Tukang Kayu Miskin Yang Jujur

kumpulan cerita fantasi


Pada zaman dahulu kala ada seorang tukang kayu miskin yang tinggal bersama keluarganya di dekat sebuah sungai yang sangat dalam. Pada suatu hari, tukang kayu sedang bekerja di tepi sungai, namun tiba-tiba saja kapaknya terlempar ke dalam sungai.
          “Oh, apa yang harus aku lakukan? Aku kehilangan kapak milikku satu-satunya. Sementara aku tidak punya uang untuk membeli yang baru,”gumamnya sedih. Untungnya ia tidak menyerah begitu saja. Tukang kayu mulai memanggil Mercury untuk meminta bantuan. Tiba-tiba saja Mercury telah muncul dan berdiri dihadapannya.
          “Ada masalah apa, Pak, sehingga anda memanggilku?,”tanya Mercury sopan.
          “Tolong bantulah saya, Mercury. Aku kehilangan kapakku yang masuk ke dalam sungai sementara aku tidak punya uang untuk membeli kapak baru karena aku sangat miskin,”jawab tukang kayu lirih.
          “Saya akan membantumu!,”ucap Mercury yang dengan sigap langsung menyelam ke dalam sungai yang dalam. Tidak berapa lama kemudian ia muncul di permukaan dengan kapak emas yang indah di tangannya,”Inikah kapak milikmu?,”tanya Mercury.

          Tukang kayu orang yang jujur. Ia menggelengkan kepalanya,”Bukan. Itu bukan punyaku. Kapakku hanyalah kapak biasa dan tidak terbuat dari emas.”
          Maka Mercury kembali menyelam ke dalam sungai dan tak lama kemudian ia sudah kembali dengan kapak baru yang cantik karena terbuat dari perak,”Inikah kepunyaan Bapak?,”tanya Mercury lagi.
Tukang kayu kembali menggeleng,”Bukan. Itu bukan kapakku. Punyaku tidak sebagus itu,”jawab tukang kayu dengan jujur.
Mercurypun kembali menyelam ke dasar sungai lalu kembali ke daratan dengan membawa sebuah kapak yang terbuat dari besi biasa. Bentuknya juga sudah tidak bagus lagi karena terlalu sering dipakai tapi ia terlihat sangat senang melihat kapaknya telah ditemukan.
“Ya, ini kapak milikku sesungguhnya. Terimakasih banyak Mercury atas bantuannya,”ucap tukang kayu tulus. Matanya tampak berkaca-kaca.
“Bapak orang yang sangat jujur, oleh karena itu berhak atas ketiga kapak yang aku temukan ini. Terimalah sebagai hadiah dariku,”ucap Mercury lalu menghilang begitu saja.
Tukang kayu sekali lagi mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas kebaikan Mercury. Ia lalu pulang ke rumah. Keesokan harinya, ia menjual kapak yang terbuat dari emas dan perak ke pasar. Ia mendapat uang yang sangat banyak dan menjadi orang yang kaya raya. Tetangga dan teman-temannya sangat terkejut dengan ceritanya tentang Mercury dan kapak miliknya yang terpental ke dalam sungai.
Salah seorang di antara mereka ada yang tertarik dan ingin meniru langkah tukang kayu tersebut. Ia orang yang sangat rakus dan tamak.
“Mudah-mudahan aku bisa ikut kaya seperti tukang kayu itu,”ucap orang tersebut pada diri sendiri. Ia lalu membuang kapak miliknya ke dalam sungai dan menangis sedih memanggil Mercury.
Mercury kemudian muncul dihadapannya dan bertanya apa yang terjadi. Orang tamak tersebut lalu bercerita bahwa ketika sedang bekerja tanpa disengaja kapak miliknya terlempar ke dalam sungai.
Mercury kemudian menyelam ke dalam sungai dan keluar dengan membawa kapak emas yang berkilauan indah diterpa sinar mentari.
“Inikah kapak milikmu?,”tanya Mercury.
“Oh, ya, itu kapak milikku,”jawab si tamak sambil menjulurkan tangan hendak mengambil kapak emas dari tangan Mercury.
“Oh, tidak, kapak ini sesungguhnya bukan milikmu. Kau seorang pembohong dan tamak yang ingin mendapatkan kapak emas dengan cara licik. Kau sendiri yang telah membuang kapak milikmu. Jadi aku tidak akan mengambilkannya untukmu. Kalau bisa ambillah sendiri ke dasar sungai yang dalam itu!,”jelas Mercury seraya menghilang dari pandangan lelaki yang tamak itu.
Lelaki licik itu hanya bisa terperangah sedih. Ia tidak hanya gagal mendapatkan kapak emas incarannya tetapi juga kapak miliknya ikut lenyap ditelan dalamnya sungai.

Untuk memperoleh file MS. Wordnya, silahkan download di sini Tukang Kayu Miskin yang Jujur.

2. Sahabatku Malaikat


kumpulan cerita fantasi

Berikut copy isi teksnya :

Sahabatku Malaikat
Cerpen Karangan: Meisha Salsabila
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Persahabatan

Kumpulan Cerita Fantasi atau Fiksi sahabatku malaikat

“Sausan!” teriakku pada Sausan. ia menoleh. Kuhampiri dia
“Hari ini cerah, kicauan burung pagi yang merdu membuatku senang..” Kata Sausan.
“Iya kau benar Sausan” Kataku.
Hai, Aku Sherina Aliskha. cukup panggil aku Sher.Aku dan Sausan telah 1 minggu bersahabat. dia murid baru yang cantik, baik hati, pintar, dan imut. Rambutnya bewarna coklat diikat dua setiap hari. Dia selalu mengatakan hal yang sama seperti tadi. Aku dan Sausan bermain setiap sore di rumahku. Namun, ketika kuajak bermain ke rumahnya, dia menolak katanya rumahnya jauh. Aku mengerti, mungkin dia takut ibunya marah atau semacamnya.
Jam istirahat…
“Sausan, ayo ke kantin!” seruku.
“Terima kasih, aku tidak lapar..” katanya. Aku menghampirinya.
“Sausan, ada apa?” tanyaku. Kupegang tangannya ia begitu dingin, tak seperti biasanya.. Wajahnya begitu pucat.
“Sausan?” tanyaku lagi.
Ia berhenti bernafas, aku kaget.
“Sausan!!, tolong! teman-teman! bantu Sausan!!” aku  berteriak kencang. Sausan pun pingsan. Kami membawanya ke klinik sekolah.
2 jam kemudian…
“Tidak!! jangan Sausan!!” Aku berteriak histeris. Sausan telah meninggalkanku. “Tidak!!!”
Aku terbangun dari mimpiku, untung itu hanya mimpi. Aku pergi ke luar lalu ke rumah Sausan diam-diam.
Saat sampai…
Rumahnya begitu sepi.. tak ada seorang pun… “Sausan!, Sausan!” teriakku. Aku pergi ke halaman belakang Sausan. Kulihat batu nisan bertuliskan nama Sausan. Aku tercegang begitu kaget. Aku pun pulang lari bergitu cepat.

Di sekolah…
“Kamu kenal sama Sausan ga?” tanyaku pada Mella temanku.
“Dia udah pergi, udah ke alam sana..” jawab Mella. kukira kemarin mimpi tapi… nyata..
Lalu siapa yang bersamaku 1 minggu yang lalu? Apa itu arwah Sausan?
Sesampainya di rumah… kuceritakan semua pada ibu
“Bu.. Sausan..” gumamku sedih.
“Iya.. dia meninggal 7 tahun yang lalu..” jelas ibu.
“Apa? lalu siapa yang bersamaku semasa 1 minggu yang lalu bu?” tanyaku.
“Dialah Sausan.. dia malaikat yang bersamamu..” jawab ibu.
Aku pun pergi ke tempat Sausan berbaring tenang. Aku berdoa agar ia Tenang di alam sana… Dan aku tahu itulah akibatnya Sausan menolak bermain di rumahnya.. Terimakasih Sausan…

Untuk memperoleh file MS. Wordnya, silahkan download di sini Sahabatku Malaikat.

3. Robot Wars

kumpulan cerita fantasi

Contoh Cerita Fantasi atau Fiksi Robot Wars
Berikut copy teksnya :

Robot Wars

Cerpen Karangan: Gold D Fahri
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Thriller (Aksi)

Kumpulan Cerita Fantasi atau Fiksi Robot Wars

Aku hidup di tahun 2170, karena teknologi semakin canggih, kami manusia yang hidup di zaman ini menggunakan robt untuk melakukan pekerjaan. Misalnya membersihkan rumah, memasak, mengurus anak-anak, dan menjaga keamanan kota. Setiap bulan, kami mangadakan lomba pertarungan robot. Kami akan mengadu kekuatan robot yang kami miliki. Jika robot sudah hancur atau tidak dapat digunakan untuk bertarung lagi maka, robot itu dianggap kalah.
Tetapi, bagiku pertandingan yang diadakan setiap bulan itu tidak terlalu penting. Aku hanya tertarik pada turnamen besar yang diadakan setiap satu tahun sekali. Turnamen besar itu adalah TURNAMEN ROBOT WARS. Tujuanku mengikuti turnamen itu adalah untuk mengalahkan sang juara bertahan selama lima tahun, dia adalah Bot Master. Selama ini tidak ada yang tahu siapa Bot Master sebenarnya. Jadi, pada turnamen tahun ini dia berjanji jika ada yang bisa mengalahkannya, dia akan memberi tahu siapa dia sebenarnya.

1 Bulan Sebelum Pertandingan
“Akhirnya selesai juga.”
“Selamat pagi Ales.”
“Oh, selamat pagi Mira.”
“Apa kau sudah menyelesaikannya Ales…?”
“Hah, menyelesaikan apa…?”
“Bukankah kau sedang membuat robot…?”
“Oh ya, aku baru saja menyelesaikannya.”
“Siapa namanya…?”
“Hmm… bagaimana kalau namanya X-Zero…?”
“Nama yang bagus.”
“Oh, terimakasih Mira.”
“Baiklah mulai besok kau harus berlatih Ales. Meskipun kau selalu memenangkan pertandingan yang diadakan setiap satu bulan sekali, tatapi levelnya pasti sangat berbeda.”
“Baiklah aku akan berlatih dengan serius dan memenangkan pertandingan itu.”
Keesokan harinya, Ales berlatih dengan sangat keras. Dia berlatih setiap hari dari pagi sampai sore. Dia ingin sekali mengikuti turnamen itu. Tetapi, sebelumnya dia harus lolos babak qualifikasi. Pasti tidaklah mudah untuk lolos ke turnamen Robot Wars. Maka dari itu, Ales selalu berlatih dengan Serius. Tanpa terasa hari sudah berlalu, dan besok adalah babak qualifikasi turnamen Robot Wars.
“Ales, besok adalah hari besarmu, kau harus menang di babak qualifikasi untuk mengikuti turnamen Robot Wars.”
“Tentu saja, aku sudah berlatih dengan keras untuk mengikuti turnamen ini. Aku akan menunjukkan hasil latihanku selama ini. Jadi, do’a kan aku ya Mira.”
Akhirnya tiba waktunya babak qualifikasi.
“Selamat datang di babak qualifikasi turnamen Robot Wars. Bagi para peserta harap masuk ke dalam ruangan untuk mengikuti babak qualifikasi.” Juri mempersilahkan peserta untuk memasuki ruangan.

Di dalam ruangan
“Hai, apa kau juga ikut babak qualifikasi…?” Tiba-tiba salah satu peserta bertanya kepada Ales.
“Y…ya.” Ales sangat terkejut.
“Ayolah tidak usah gugup seperti itu. Oh ya, aku lupa memberi tahu namaku. Namaku Lester, aku berada di group C. Senang bertemu denganmu.” Lester memperkenalkan dirinya kepada Ales. “N…namaku Ales, a…aku berada di group B. Senang b…bertemu denganmu juga.” Ales menjawab dengan nada yang terputus-putus.
“Kau terlihat sangat gugup. Baiklah aku pergi dulu, kita akan bertemu lagi di turnamen Robot Wars. Jadi, jangan kalah ya Ales.”
“Ya, aku pasti akan memenangkan babak qualifikasi ini dan lolos ke turnamen itu.” Ales sangat percaya diri.
“Bagus, kau terlihat percaya diri. Semoga beruntung, sampai jumpa.” Lester berbicara sambil pergi meninggalkan Ales.
Babak qualifikasi sudah dimulai, pertandingan pertama dimulai dari group A, Claus melawan Alex. Claus mengalahkan Alex dengan sangat mudah. Dan peserta yang lolos adalah Claus dan Frost dari group A, Ales dan Ren dari group B, Bot Master dan Lester dari group C, lalu Kevin dan Chester dari group D.
“Baiklah, peserta yang lolos ke turnamen Robot Wars sudah ditentukan. Kalian akan menjadi satu tim untuk sementara sampai tersisa 4 pemain.” Juri memberitahukan peraturannya kepada seluruh peserta.
“Kelihatannya lawan terberat kita ada di group C ya…?” Ren memulai percakapan denganku.
“Ya kau benar. Tetapi, kita tidak boleh mamandang lemah pemain yang lain.”
“Tentu saja.”
Sebentar lagi turnamen Robot Wars dimulai, para penonton sudah tidak sabar dan mulai memadati stadion. Dan beberapa menit kemudian…
“Turnamen Robot Wars secara resmi di buka!!!” Juri meresmikan pembukaan turnamen Robot Wars.
“Horee…!!! Horeee…!!!” Para penonton bersorak.
“Pertandingan pertama dari group B, Ales dan Ren melawan Kevin dan Chester dari group D akan dimulai. Para peserta harap menuju ke arena.”

Di dalam ruang khusus pemain
“Sepertinya kita beruntung ya, karena di pertandingan pertama, kita tidak bertemu dengan Bot Master.” Ucap Ren.
“Kau benar Ren, kita harus berjuan untuk memenanngkan pertandingan pertama kita.”
“Tentu saja, ayo cepat kita sudah ditunggu.”

Para pemain sudah berada di arena pertandingan
“Di sebelah kanan saya Kevin dan Chester dengan robotnya Robo dan Lesser melawan Ares dan Ren dengan robotnya X-Zero dan Four Arm segera dimulai!!!”
“Horeee… horeee…!!”
Pertarungan pun dimulai, mereka bertarung dengan sengit. Semuanya mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Kemudian Lesser menyerang Four Arm dengan tembakan lasernya tetapi, Four Arm berhasil menghindari serangan tersebut. Lesser pun terus menembak dan akhirnya Lesser berhasil mengenai salah satu tangan Four Arm sekaligus mematahkannya. Pada saat itu, X-Zero menyerang Lesser dari belakang tetapi, serangannya berhasil ditahan oleh robo.
Kemudian Robo dan Lesser menyerang X-Zero bersama-sama akan tetapi X-Zero langsung mengeluarkan salah satu pedangnya dan menahan serangan dari keduanya. X-Zero pun langsung menyerang balik dan memojokkan Robo milik Kevin. Dan kali ini X-Zero menggunakan dua pedang sekaligus dan berhasil menghancurkan perisai milik Robo. Dan kemudian…
“Ren lakukan sekarang!!!”
“Ya bersiaplah.”
Kemudian Ren mengarahkan robotnya ke belakang Robo dan Lesser. Lalu Four Arm menangkap Robo dan Lesser kemudian melemparnya ke udara.
“Ales giliranmu!!”
“Baiklah, ayo kita lakukan X-Zero. LIGHTNING SLASH!!”
X-Zero pun berhasil memotong keduanya sekaligus mengakhiri pertandingan pertama.
Kemudian juri menumumkan pemenangnya kepada penonton.
“Pemenangnya adalah Ales dan Ren!!”
“Horee… horee…!!!”

Untuk memperoleh file MS. Wordnya, silahkan download di sini Robot Wars.

4. Kisah Kancil dan Tikus (Cerita Fabel)



Kisah Kancil dan Tikus

cerita fabel kisah kancil dan tikus

Di dalam sebuah hutan belantara, hiduplah 2 ekor kancil yang cerdik bernama Kasan dan Kosin. Jadi kedua kancil tersebut bersaudara dan mereka tinggal bersama. Kosin merupakan kakak dari Kasan, tapi meskipun mereka berdua bersaudara ternyata sifat dari mereka sangat berbeda jauh. Kasan sangat baik hati dan juga rajin, sementara Kosin suka jahil dan cenderung pemalas.

Suatu hari Kosin tengah kelaparan namun dia malas untuk pergi keluar mencari makan. Alhasil Kosin memiliki ide buruk untuk mencuri makan milik adiknya Kasan. Nah, saat si Kasan bingung mencari makanannya yang hilang, datanglah Kosin sambil memberi tahu jika makanan si Kasan dicuri oleh tikus.
“Ah, kamu bohong ya. Mana mungkin makananku bisa di curi oleh tikus”. Kata Kasan.
Serius, Aku tidak bohong!. Masak kamu sama kakak sendiri tidak percaya”. Jawab Kosin meyakinkan.
Pertama-tama si Kasan tidak percaya begitu saja dengan omongan kakaknya Kosin. Namun karena Kosin terus meyakinkan Kasan berkali-kali pada akhirnya Kasan mempercayainya. Kemudian Kasan mencoba memanggil-manggil tikus sembari datang kerumahnya.
“heh, Tikus. Apakah kamu yang mencuri makananku semalam”. Tanya Kasan kepada tikus.
“Mana mungkin, jangankan mencuri, berniat untuk mencuri makananmu saja aku tidak pernah”. Tegas si tikus.
“Sudahlah, ngaku saja kau tikus. Bisa-bisanya kamu terus membela diri. Dia pasti berbohong”. Kata Kosin.
“Gini saja tikus, sebagai gantinya tolong ambilkan makanan yang berada di seberang sungai sana. Karena tadi saya juga mengambil makanan dari seberang sana”. Kata Kasan.

Kemudian tikus berjalan menuju tepi sungai dan menaiki perahu kecil yang berada persis di tepian. Meskipun sebenarnya ia tahu kalau Kosin lah yang mencuri makanan si Kasan.
Sementara itu, di sebarang sungai lainnya ternyata Kosin juga bergegas menyeberangi sungai dan ingin memasang perangkap tikus agar si tikus terperangkap.
Saat tikus hampir tiba di seberang sungai, ia melihat ada perangkap yang terpasang di sana. Dia yakin bahwa perangkap tersebut di pasang oleh si Kosin. Nah, saat itu juga tikus mempunyai ide untuk berpura-pura tenggelam untuk menipu si Kosin.
“Kosin….Kosin….tolong aku, aku bisa mati tenggelam”. Teriak si tikus.

Karena mendengar teriakan minta tolong dari si tikus, akhirnya Kosin menolong tikus dan membawanya ke seberang sungai. Sesampainya di sana karena Kosin tidak hati-hati, dia lupa dan terperangkap pada ranjau yang ia pasang sendiri. Karena kejadian tersebut Kosin menyesali perbuatan dan niat buruknya serta berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Untuk memperoleh file MS. Wordnya, silahkan download di sini Kisah 2 Kancil dan Tikus.

5. Legenda Peri Bulan


LEGENDA PERI BULAN

cerita fantasi legenda peri bulan


Wulan adalah seorang gadis desa yang miskin. Wajahnya agak suram, sebab ia menderita penyakit kulit di wajahnya. Orang-orang desa sering takut jika berpapasan denganya. Wulan akhirnya selalu menggunakan cadar.

Pada suatu malam, Wulan bermimpi bertemu dengan pangeran Rangga. Putra Raja itu terkenal dengan keramahannya dan ketampanannya. Wulan ingin berkenalan dengannya. Ia pun makin sering memimpikan Pangeran Rangga.

“Sudahlah, Wulan! Buang jauh-jauh mimpimu itu!“ kata Ibu Wulan, ketika melihat anaknya termangu di depan jendela kamar. “Ibu tidak bermaksud menyakiti hatimu. Kamu boleh menyukai siapa saja. Tapi Ibu tidak ingin akhirnya kamu kecewa,“ tutur Ibu Wulan lembut.

Sebenarnya Wulan juga sadar. Mimpinya terlalu tinggi. Orang-orang desa saja takut melihatnya, apalagi pangeran Rangga, pikir Wulan.

Pada suatu malam, Wulan melihat pemandangan alam yang sangat indah. Bulan bersinar terang di langit. Cahayanya lembut keemasan. Di sekitarnya, tampak bintang-bintang yang berkelap-kelip. Malam itu begitu cerah.

“Sungguh cantik!“ gumam Wulan. Matanya takjub memandang ke arah bulan.
Tiba-tiba saja Wulan teringat pada sebuah dongeng tentang Dewi Bulan. Dewi itu tinggal di bulan. Ia sangat cantik dan baik hati. Ia sering turun ke bumi untuk menolong orang-orang yang kesusahan. Di desa Wulan, setiap ibu yang ingin mempunyai anak perempuan, selalu berharap anaknya seperti Dewi Bulan.

Dulu, ketika Wulan masih kecil, wajahnya pun secantik Dewi Bulan, menurut Ibu Wulan.
“Aku ingin memohon kepada Dewi Bulan agar aku bisa canti lagi seperti dulu. Tapi…, ah.., mana mungkin! Itu pasti hanya dongeng!” wulan segera menepis harapannya. Setelah puas menatap bulan, Wulan menutup rapat jendela kamarnya. Ia beranjak untuk tidur dengan hati sedih.

Wulan adalah gadis yang baik. Hatinya lembut dan suka menolong orang lain. Suatu sore, Wulan bersiap-siap pergi mengantarkan makanan untuk seorang nenek yang sedang sakit. Meski rumah nenek itu cukup jauh, Wulan rela menjenguknya.

Sepulang dari rumah si nenek, Wulan kemalaman di tengah perjalanan. Ia bingung karena keadaan jalan begitu gelap. Entah dari mana asalnya, tiba-tiba, muncul ratusan kunang-kunang. Cahaya dari tubuh mereka begitu terang.

“Terima kasih kunang-kunang. Kalian telah menerangi jalanku!“ ucap Wulan lega.
Ia berjalan, dan terus berjalan. Namun, meski sudah cukup jauh berjalan. Wulan tidak juga sampai di rumahnya. Wulan tidak juga mememukan rumahnya.

“Kusara aku sudah tersesat!“ gumamnya panik. Ternyata para kunang-kunang telah mengarahkannya masuk ke dalam hutan.

“Jangan takut, Wulan! Kami membawamu kesini, agar wajahmu bisa disembuhkan,“ ujar seekor kunang-kunang.

“Kau? Kau bisa bicara?“ Wulan menatap heran seekor kunang-kunang yang paling besar.
“Kami adalah utusan Dewi Bulan,“ jelas kunang-kunang itu.

Wulan akhirnya tiba di tepi danau. Para kunang-kunang beterbangan menuju langit. Begitu kunang-kunang menghilang, perlahan-lahan awan hitam di langit menyibak. Keluarlah sinar bulan purnama yang terang benderang.

“Indah sekali!“ Wulan takjub. Keadaan di sekitar danau menjadi terang.
Wulan mengamati bayang-bayang bulan di atas air danau. Bayangan purnama itu begitu bulat sempurna. Tak lama kemudian, tepat dari bayangan bulan itu muncullah sosok perempuan berparas cantik.

“Si...siapa kau?“ tanya Wulan kaget.

“Akulah Dewi Bulan. Aku datang untuk menyembuhkan wajahmu,“ tutur Dewi Bulan lembut. “Selama ini kau telah mendapat ujian. Karena kebaikan hatimu, kau berhak menerima air kecantikan dariku. Usaplah wajahmu dengan air ini!“ lanjut Dewi Bulan sambil memberikan sebotol air.

Dengan tangan gemetar Wulan menerimanya. Perlahan-lahan Dewi Bulan masuk kembali ke dalam bayang-bayang bulan di permukaan air danau. Kemudian ia menghilang.
Wulan segera membasuh wajahnya dengan air pemberian Dewi Bulan. Malam itu, Wulan tertidur di tepi danau.

Akan tetapi, sungguh ajaib! Esok harinya. Ia telah berada di kamarnya sendiri lagi. Ketika bercermin, ia sangat gembira melihat kulit wajahnya telah halus lembut kembali seperti dulu. Ia telah cantik kembali. Ibunya heran dan gembira.

“Bu, Dewi Bulan ternyata benar-benar ada!“ cerita Wulan.

Dengan cepat kecantikan paras Wulan tersebar kemana-mana. Bahkan sampai juga ke telinga Pangeran Rangga. Karena penasaran, Pangeran Rangga pun mecari Wulan. Keduanya akhirnya bisa bertemu. Wulan sangat gembira bisa bertemu dan bersahabat dengan pangeran Rangga yang selama ini ia kagumi. 

Untuk memperoleh file MS. Wordnya, silahkan download di sini Legenda Peri Bulan.


6. Bawang Putih dan Bawang Merah


Bawang Putih dan Bawang Merah


cerita bawang putih dan bawang merah

Pada zaman dahulu, ada sebuah keluarga kecil yang hidup bahagia. Keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu, dan seorang gadis cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang harmonis dan bahagia meskipun sang ayah hanya bekerja sebagai seorang pedagang biasa. Suatu hari, kebahagiaan yang ada di dalam keluarga tersebut hilang karena sang ibu meninggal. Bawang putih sangat sedih karena ia sangat menyayangi ibunya, begitu juga sang ayah yang sangat sedih karena sang istri telah meninggal. 

Setelah ibu bawang putih meninggal, rumahnya sering dikunjungi oleh seorang janda yang mempunyai anak bernama bawang merah. Ibu bawang merah sering datang ke rumah bawang putih dan membawakan makanan, membantu membersihkan rumah, dan mengobrol dengan ayah bawang putih. Akhirnya, ayah bawang putih berpikir bahwa sebaiknya ia menikah dengan janda tersebut dan menjadikannya sebagai ibu baru untuk bawang putih. 

Ia meminta usul dan pertimbangan dari bawang putih. Setelah diizinkan untuk menikah oleh bawang putih, maka sang ayah segera melaksanakan pernikahan dengan ibu bawang merah. Mereka menjadi sebuah keluarga baru dan tinggal di rumah tersebut. Pada awalnya, ibu bawang merah dan bawang merah sangat baik terhadap bawang putih. Namun, perilaku baik tersebut tidak bertahan lama. Lama-kelamaan bawang merah dan ibunya mulai menunjukkan sikap buruk mereka. bawang putih sering dimarah dan diberikan pekerjaan berat ketika sang ayah pergi berdagang. Ia harus mengerjakan banyak pekerjaan rumah sementara bawang merah hanya duduk dan tidak bekerja sama sekali. Namun, keadaan tersebut tidak pernah diceritakan olehnya kepada sang ayah, sehingga bawang putih terus diperlakukan secara buruk oleh bawang merah dan ibunya. 

Pada suatu hari sang ayah sakit dan meninggal dunia. Sejak saat itu, bawang merah dan ibunya  memperlakukan bawang putih semakin buruk. Bawang putih hampir tidak pernah istirahat setiap hari. di pagi hari, ia harus bangun untuk mempersiapkan air dan sarapan bagi bawang merah dan ibunya. Kemudian, ia juga harus member makan ternak, mencuci baju, dan bahkan menyirami seluruh kebun. Meskipun pekerjaan yang harus ia kerjakan begitu banyak, namun bawan putih melakukan semua itu dengan gembira. Ia berharap, dengan keikhlasan tersebut, sang ibu mau menyayanginya dengan tulus dan menganggapnya sebagai anak kandung. 

Pada suatu pagi, bawang putih pergi ke sungai untuk mencuci baju. Dia begitu gembira dan mencuci dengan penuh semangat. Karena terlalu semangat, ia tidak sadar bahwa ada sebuah baju yang hanyut. Ia menyadari bahwa baju tersebut hanyut ketika telah terbawa aliran yang cukup jauh. Kemudian, ia mengejarnya dan tidak mendapatkan baju tersebut. Ia merasa putus asa dan segera pulang ke rumah.

Baju tersebut merupakan baju kesayangan ibu bawang merah. Tentu saja, sang ibu marah dan menyuruhnya untuk mencari baju tersebut hingga ditemukan. Bawang putih kembali lagi ke sungai dan berjalan ke arah barat untuk mencari baju kesayangan ibunya. Ia berjalan menyusuri aliran sungai hingga puluhan kilometer. Setelah itu, bawang putih tiba-tiba melihat seseorang yang sedang memandikan kerbau di sungai. Ia bertanya kepada orang itu mengenai baju yang hanyut. Kemudian, ia mendapat informasi bahwa baju ibu bawang merah hanyut namun baju tersebut tidaklah jauh dari tempatnya berdiri. Saat itu juga, bawang putih segera berlari menyusuri sungai untuk menemukan baju tersebut. 

Hari semakin gelap dan bawang putih menemukan sebuah rumah. Karena sangat lelah, ia memutuskan untuk beristirahat sejenak di rumah tersebut. Ternyata, di dalamnya tinggal seorang nenek yang sebelumnya sudah menemukan baju milik ibu bawang putih. Sang nenek ingin mengembalikan baju tersebut kepada bawang putih, dengan syarat bawang putih harus menemaninya selama seminggu. Bawang putih begitu iba dengan nenek tersebut, dan ia setuju untuk tinggal bersama sang nenek selama seminggu. Dalam waktu satu minggu, ia membuat nenek tersebut amat gembira karena bekerja dengan rajin dan tidak pernah mengeluh. 

Setelah bawang putih menemani sang nenek selama seminggu, ia diberikan satu buah labu sebagai hadiah. Ketika membuka labu tersebut, ia sangat terkejut karena didalamnya terdapat emas dan permata yang begitu banyak. Ia segera pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada sang ibu dan juga bawang merah. Namun, emas dan permata yang ia dapatkan segera direbut dan ia dipaksa untuk memberitahukan di mana perhiasan tersebut dapat diperoleh. Bawang putih segera mengatakan bahwa ia mendapatkannya dari seorang nenek yang tinggal di dekat sungai. 

Esok hari, bawang merah datang ke rumah nenek tersebut dan tinggal selama satu minggu. Namun, karena bawang merah adalah gadis yang malas, maka sang nenek memberikannya labu yang berbeda dari bawang putih. Bawang merah tidak peduli dan ia segera pulang dan membuka labu tersebut bersama ibunya. Ternyata, isi labu tersebut bukanlah permata atau emas, namun ular berbisa yang menggigit bawang merah dan ibunya. Kedua orang tersebut meninggal karena keserakahannya. 

Bawang putih kini hidup sendiri namun ia lebih tenang dan karena tidak ada lagi orang yang menganggunya. Ia hidup bahagia dengan emas dan permata yang dimilikinya. 

Pelajaran yang kita peroleh dari cerita bawang putih dan bawang merah adalah :
  1. Kita tidak boleh melimpahkan pekerjaan kita kepada orang lain. Selama kita masih bisa melakukannya sendiri.
  2. Kita tidak boleh semena-mena terhadap orang lain.
  3. Selalu sabar, tabah, menerima keadaan dengan lapang dada, pasti akan membuahkan hasil yang baik dan memuaskan.
  4. Orang yang berbuat baik akan mendapatkan kebaikan pula.

Untuk memperoleh file MS. Wordnya, silahkan download di sini Bawang Putih dan Bawang Merah.

Demikian postingan kali ini, bagi adik-adik yang pandai menulis cerpen baik fiksi atau non fiksi atau punya koleksi cerpen lainnya silahkan tinggalkan komentar atau hubungi kakak lewat email atau facebook. Nanti Cerpennya kakak muat di blog ini, tentunya dengan mencantumkan nama lengkap pengarangnya. Terima kasih sudah berkunjung kesini. Semoga bermanfaat. :)


COMMENTS

GOOGLE
alt gambar alt gambar alt gambar alt gambar
PASANG IKLAN ANDA DI SINI
Name

1700,1,1754,1,1770,1,1775,1,1820,1,1824,1,1840-an,1,1844,1,1848,1,1851,1,1852,1,1860,4,1860-an,10,1865,1,1867,1,1870,3,1874,1,1875,1,1885,1,1890,4,1892,1,1894,1,1897,1,1899,1,1900,2,1900-an,1,1901,1,1902,6,1903,2,1904,1,1905,1,1907,1,1910,1,1910-an,2,1912,2,1913,1,1914,1,1915,3,1918,1,1920,2,1922,1,1923,1,1927,1,1930,2,1931,2,1934,1,1938,1,1941,1,1943,3,1944,6,1945,30,1946,6,1947,10,1948,11,1949,4,1950,1,1950-an,1,1956,4,1960,1,1968,1,1970,4,757 Kepri Jaya,1,abad ke-19,1,Abdul Gaffar Pringgodigdo,1,Abdul Haris Nasution,1,Abdulkadir Widjojoatmodjo,1,Acara TV,2,Aceh,2,ada ada saja,6,Advertorial,1,AFC Cup,3,Agus Salim,1,akhir abad ke-19,7,Akik,3,Aksi Polisionil 1,2,Aksi Polisionil 2,2,Al Quran,3,Ali Sastroamidjojo,1,Ambon,1,Amir Syarifuddin Harahap,2,Anak Agung Gde Agung,2,anak muda,3,anak-anak,15,Aneka Resep Bubur Bayi,5,angklung,1,Animal's Corner,2,Arab,1,Arema FC,1,artikel,2,Artikel Komik,9,artis,1,Assaat (Datuk Mudo),2,awal abad ke-20,4,Babak 16 Besar,2,Babak 8 Besar,2,Babak Kedua,18,Babak Ketiga,9,Babak Pertama,5,Bali,2,Bali United,2,Bandung,1,bangsawan,5,banjir,1,Barito Putera,3,Batak,1,Baturaja (Ogan Komering Ulu),3,Beatrix Wilhelmina Armgard,2,Belanda,1,Belitung,1,bendera,9,bendungan,1,benteng,1,berburu,4,berita,79,beritabogor,5,bermain,2,Bernhard van Lippe-Biesterfeld,3,biara,1,bidiknusantara,3,Biografi,11,bisnis,1,Blitar Poetra FC,1,Blogging,10,Bogor,1,Bogor FC,2,bogordaily,7,bogorkita,3,bogornews,2,bogoronline,6,bogorzone,3,Book Review,1,Borneo FC,2,Budaya,6,bumi hangus,1,bupati,1,candi,1,Candi Arjuna,1,Candi Jabung,1,Candi Mendut,1,Candi Werkudoro,1,candu,5,celoteh,6,Cerita Novel,1,Cerita Rakyat Aceh,8,Cerita Rakyat Bangka Belitung,2,Cerita Rakyat Jakarta,11,Cerita Rakyat Jambi,1,Cerita Rakyat Jawa Barat,2,Cerita Rakyat Jawa Tengah,5,Cerita Rakyat Jawa Timur,1,Cerita Rakyat Kalimantan Barat,2,Cerita Rakyat Kalimantan Selatan,8,Cerita Rakyat Maluku,1,Cerita Rakyat Mancanegara,2,Cerita Rakyat Nusa Tenggara Barat,20,Cerita Rakyat Nusa Tenggara Timur,22,Cerita Rakyat Riau,3,Cerita Rakyat Sumatera Barat,13,Cerita Rakyat Sumatera Selatan,1,Cerita Rakyat Sumatera Utara,10,Cerita Si Kabayan,37,Cerita Sunan Kalijaga,5,Cerpen Rakyat,1,Che Guevara,1,Cianjur,1,Cibadak,1,Cideng,3,cinta NKRI,1,Cirebon,1,Claus van Amsberg,1,Contoh Soal Ulangan,5,Contoh Surat Menyurat,9,Darma Setiawan,1,Dayak,1,Deli,1,delman,4,Den Haag,4,desa,1,detik,5,Didi van Delden,1,Dieng,1,Diponegoro,1,Djawa Baroe,5,Djuanda Kartawidjaja,1,Douwe Duursma,1,Empat Serangkai,1,Ende,1,Entertainment,8,fauna,4,flora,1,Flora Fauna,7,fokusbogor,1,foto video,2,Frank Porter Graham,1,ftv,4,Gambar Peta Jogja,1,Game,3,gamelan,3,garuda indonesia,1,garudanews,6,Garut,1,Gayo,1,Gedung Harmonie,1,Gedung Pancasila,1,geng motor bandung,1,gereja,1,Gresik,1,hallobogor,7,Hamengkubuwono IX,1,Hamengkubuwono VI,1,Hari Buruh,1,harimau,3,Havana,1,health,4,Hiburan,4,hotel,2,Hubertus Johannes van Mook,4,Hukum,39,ibu kota,1,ibukota provinsi,1,ide unik,1,ilc,1,Indonesia update,6,Indramayu,1,industri,1,Info,31,Info Bisnis,11,info breangking news,1,Info Game,8,Info Kesehatan,47,Info Komputer,33,Info Niaga,1,Info Santai,11,Info Wisata,2,infodesaku,24,informasi,1,inilahkoran,11,inspiratif,27,Internasional,34,Investigasi,5,Investigasii,8,Islami,3,Istana Cipanas,1,Istana Merdeka,4,Jadwal,34,Jakarta,57,Jan Anne Jonkman,1,Jawa,11,Jawa Barat,4,jembatan,6,jembatan tertinggi,1,jendral sudirman,1,Johannes Latuharhary,1,Johannes Leimena,1,Jual Villa,2,K'tut Tantri,1,kabupaten,1,kabupaten kota indonesia,1,Kali Ciliwung,2,Kalimantan,1,Kaliurang,1,Kalteng Putra,1,kamp Halimun,4,kamp tawanan,6,Kampung Makassar,2,Kampus,3,Kardinah,1,karikatur,7,Kartini,1,kebaya,10,kecantikan,2,Kehidupan sosial,7,keluarga,4,kelurahan,1,Kemayoran,2,kemendes,1,kementrian,1,kemeterian,1,kemiskinan,1,Kendal,1,kesehatan,3,Kesehatan,13,Ki Hajar Dewantara,1,Kiai Maja,1,kiwil,1,KNIL,2,KNIP,1,kolaborator,2,Komdis,1,kompas,4,komunikasi,3,komunisme,1,koran,1,kota,1,Kotabaru FC,1,kriminal,1,Kriminal,10,Kuala Nanggroe,1,kuburan,2,Kuliner,7,Kumpulan Tugas Sekolah,45,kupasmerdeka,4,Lapangan Banteng,1,Laporan Pertandingan,18,latihan militer,1,laut terdalam,1,loker malang,1,loker marketing,1,loker restoran,1,loker surabaya,1,Louis Joseph Maria Beel,2,lowongan kerja,2,lukisan,5,Macam - Macam Resep Daerah,10,Macam - Macam Resep Es,3,Macam - Macam Resep Kue,15,Macam - Macam Resep Puding,1,Macam - Macam Sambal Goreng,4,macam macam resep nasi,5,macam macam resep Sayuran,2,Madura FC,2,Madura United,3,Magelang,1,Majelis Permusyawaratan Federal,1,makanan,1,Manchuria,1,mandi,3,Margriet Francisca,1,Maria Christina,1,marketing,1,Martapura FC,1,Mas Mansur,1,masa pendudukan Jepang,2,masa penjajahan Belanda,1,masakan,1,maskapai,1,Medan,1,meggy wulandari,1,meminta hujan,1,menara tertinggi di dunia,1,mengungsi,1,Mentri luar negeri,1,menu dari ayam,21,menu dari cumi,4,menu dari ikan,6,menu dari jamur,1,menu dari kambing,2,menu dari kerang,1,menu dari sapi,3,menu dari serangga,3,menu dari tahu,3,menu dari telur,3,menu dari tempe,2,mesjid,4,metropolitan,8,Mitra Kukar,1,Mohammad Roem,3,Muara Enim,1,Muhammad Hatta,15,Muhammad Natsir,1,narkoba,1,Nasional,35,Negara Indonesia Timur,1,Nenek Rokhani,4,New York,4,NICA,1,olahraga,2,Olahraga,10,otomotif,2,Otomotif,7,Padalarang,1,pahlawan,1,pakaian,3,Pakubuwono XI,1,Palang Merah,1,Palembang,1,pasar,2,pasukan Belanda,4,pasukan Inggris,1,pasukan Jepang,5,Pasuruan,1,patung,1,payung,6,pedagang,10,pedati,4,pegunungan,1,pejuang,4,pelabuhan,1,pelecehan seksual,2,pelecehan seksual anak,1,pemadam kebakaran,1,pemakaman,1,pembantu,6,pemerintahan,4,penari,4,pencak silat,1,Pendidikan,15,pengadilan,3,pengantin,2,pengetahuan,11,penghulu,2,pengrajin,2,penjahit,1,Perang Dunia II,1,Perang Jawa,1,perayaan,1,peristiwa,44,Perjanjian Linggarjati,1,perkebunan,5,Persbul,1,Persebaya,5,Persegres,3,Persekabpas,1,Persela,1,Perseru,1,Persewar,1,Persib,9,Persiba Balikpapan,1,Persiba Bantul,1,Persibara,4,Persibas,1,Persibo,1,Persid Jember,1,Persija,7,Persijam,2,Persik Kediri,1,Persikabo,3,Persimura,2,Persinga,4,Persintan,1,Persipon,1,Persis,1,Persiter,1,Persiwa,2,pesawat,1,Pesepam MU,1,peta,1,Peta Bandung,1,Peta Bekasi,1,Peta Bogor,1,Peta Cimahi,1,Peta Indonesia,1,Peta Jabar,1,Peta Kota Jakarta,1,Peta Kota Semarang,1,Peta Majalengka,1,Peta Pacitan,1,Peta Surabaya,1,Peta Tangerang,1,petani,2,Philip Christison,2,Piala Indonesia 2018,96,Pieter Erberverd,1,pikiranrakyat,5,Pilgub Jakarta,1,Pilkada,5,planet,1,pojoksatu,1,polisi,1,Politik,2,politikabogor,2,Porta Nasional,3,Portal Gadog,1,Portal Jabar,1,Portal Pendidikan,2,Portal Banjarwaru,1,Portal Batulayang,1,Portal Bisnis,5,Portal Bogor,114,Portal Budaya & Seni,1,Portal Cianjur,1,Portal Ciawi,18,Portal Cibeureum,6,Portal Cilember,3,Portal Cipayung,4,Portal Cisarua,48,Portal Citeko,2,Portal Cuaca,1,Portal Desa,8,Portal Ekonomi,1,Portal Gadog,3,Portal Hukum,7,Portal Jabar,59,Portal Jabodetabek,1,Portal Jagorawi,8,Portal Kepemudaan,1,Portal Kesehatan,3,Portal Kriminal,8,Portal Kuliner,2,Portal Lalu Lintas,36,Portal Lingkungan,6,Portal Megamendung,10,Portal Nasional,2,Portal Olahraga,1,Portal Ormas & OKP,13,Portal Pasir Angin,1,Portal Pemerintahan,8,Portal Pendidikan,8,Portal Politik,41,Portal Puncak,24,Portal Religi,9,Portal Sosial,18,Portal Sukamahi,1,Portal Tugu Selatan,4,Portal Tugu Utara,4,Portal Unik,1,Portal Wisata,9,portalcisarua,14,poskota,3,PPKI,1,Prambanan,2,Preview,5,Profil,7,propaganda,7,provinsi,2,provinsi indonesia,1,PS Badung,1,PS Bangka,1,PS Benteng,2,PS Keluarga USU,1,PS Tira,3,PSBI Blitar,1,PSBK Blitar,1,PSCS,1,PSIM,2,PSKC,2,PSKT Sumbawa Barat,2,PSM,3,PSMP,1,PSMS,3,PSS,4,publikbogor,1,Pusat Tenaga Rakyat,1,R.A.A. Wiratanudatar VII,1,radarbogor,1,rakyatmerdeka,1,ranjau,1,Ratu Juliana,4,Rembang,1,republika,3,reruntuhan,1,restoran,1,Review,11,rohaniawan,3,Rukmini,1,rumah tradisional,2,sains,3,Sanksi,1,sat binmas polres rohul,1,Sejarah Dalam Negeri,10,Sejarah dan Budaya,12,Sejarah Mancanegara,8,Semarang,1,Semeru FC,1,Sentot Prawirodirjo,1,Seoul,1,sepakbola,1,sepeda,5,Seram,1,shalat istisqo,1,siehumas polsek karang penang,2,Simalungun,1,Singosari,1,Siti Hardijanti Hastuti,1,Siti Hartinah,3,Soeara Asia,1,Soeharto,4,Soekarno,29,Soetomo (Bung Tomo),2,Solo,1,Sosok,2,Sport,8,Sriwijaya FC,6,Sudirman,1,Sudut Lain,6,Sukabumi,1,sultan,2,Sultan Hamid II,3,Sumantri (adik Kartini),1,Sumatera,1,Sumatera Utara,1,sumber: target buser,1,sumur minyak,1,Suporter,7,Surabaya,5,Sutan Sjahrir,7,tabloidwiradesa,2,tambang,1,tandu,2,tank,1,Tari Tanggai,1,tata surya,1,tawanan perang,1,teknologi,2,Teknologi,50,telepon,1,terbesar di dunia,1,Ternate,1,tersangka,1,Timor,1,Tionghoa,10,Tips,17,Tjarda van Starkenborgh Stachouwer,1,tokoh,7,Tony Lovink,1,Top 10,24,Top Skor,1,Top Skor dan Assist,2,transbogor,1,transportasi,16,trem,3,tribunnews,8,tvone,1,ular piton,1,Undian,12,Ungaran,1,Unik,7,unjuk rasa,2,vivanews,2,VOC,1,wiisiinews,1,wilayah,2,wildlife,3,Wilhelmina Helena Pauline Maria,1,Willem Schermerhorn,2,Wilopo,2,Wisata,20,Yogyakarta,4,
ltr
item
Indonesia Update: Kumpulan Cerita Fantasi atau Fiksi
Kumpulan Cerita Fantasi atau Fiksi
https://1.bp.blogspot.com/-inOoFp_ulgQ/XT7scMs4ihI/AAAAAAAABUc/czszAzpoeIwBMuzHTkNeLDVmVLeWJ8pFACLcBGAs/s320/kumpulan%2Bcerita%2Bfantasi.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-inOoFp_ulgQ/XT7scMs4ihI/AAAAAAAABUc/czszAzpoeIwBMuzHTkNeLDVmVLeWJ8pFACLcBGAs/s72-c/kumpulan%2Bcerita%2Bfantasi.jpg
Indonesia Update
https://www.indonesiaupdate.online/2019/03/kumpulan-cerita-fantasi-atau-fiksi.html
https://www.indonesiaupdate.online/
https://www.indonesiaupdate.online/
https://www.indonesiaupdate.online/2019/03/kumpulan-cerita-fantasi-atau-fiksi.html
true
2752182397496718371
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA BACA SELENGKAPNYA>> Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES POSTS LIHAT SEMUA ARTIKEL TERKAIT LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy